All England 2018

Lolos ke Final, Marcus/Kevin: Masih Banyak yang Perlu Diperbaiki

Alfa Mandalika    •    17 Maret 2018 22:57 WIB
bulu tangkisall england
Lolos ke Final, Marcus/Kevin: Masih Banyak yang Perlu Diperbaiki
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. (Foto: AFP/Paul Ellis)

Birmingham: Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil menembus final All England 2018. Ganda putra nomor satu dunia itu menyudahi perlawanan wakil Denmark Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding 21-11 dan 21-19.

Dalam empat pertemuan terakhir, wakil Denmark itu selalu gagal mengalahkan Marcus/Kevin. Alhasil, pada pertemuan ketujuh yang berlangsung di Arena Birmingham, Marcus/Kevin tampil impresif.

Meski begitu, Marcus/Kevin merasa masih banyak yang perlu diperbaiki. Selain itu, Marcus/Kevin menilai keputusan wasit pada game kedua membingungkan.

Pada game kedua, wasit menyatakan raket Kevin mengenai shuttlecock yang jatuh di sisi kanan lapangan. Sedangkan Kevin merasa posisi tubuhnya jauh dari shuttlecock tersebut, ia yang sudah yakin shuttlecock akan jatuh di luar lapangan, memang tidak akan mengambil shuttlecock tersebut. Hal itu juga terjadi saat posisinya membelakangi wasit. 

Baca: Bungkam Wakil Denmark, Marcus/Kevin Lolos ke Final All England


“Masih banyak yang perlu diperbaiki, kami masih banyak melakukan kesalahan-kesalahan tadi. Pada game kedua kami sedikit terganggu waktu dinyatakan fault, padahal kan jauh banget. Shuttlecock nya goyang pun tidak, wasitnya bilang katanya fault, tetapi ya sudah, dibilang kena raket,” ujar Kevin seperti dilansir Badmintonindonesia.org, Sabtu 17 Maret 2018.

Hal ini memang mengganggu konsentrasi Kevin/Marcus, padahal mereka sudah unggul 4-0 pada awal game kedua. Situasi ini dimanfaatkan oleh Mads/Mads yang kemudian bangkit dan balik unggul 11-7 pada interval game kedua. 

“Sebenarnya kami sudah unggul juga di awal-awal, tetapi waktu kejadian Kevin di-fault, kami juga bingung kan, kenapa? aneh, kami agak goyang sedikit sih,” tutur Marcus. 

“Lumayan mengganggu, benar-benar aneh sekali itu,” kata Kevin.

Marcus/Kevin masih menanti calon lawan mereka pada babak final antara unggulan kedua dari Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen, atau Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, pasangan asal Jepang yang membuat kejutan dengan lolos ke semifinal. (Badmintonindonesia)

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Andrea Dovizioso Tercepat di Latihan Bebas MotoGP Qatar


(ASM)