Jelang Piala Sudirman 2017

Pelatih Berharap Praveen Jordan kembali ke Kondisi Terbaik

Rendy Renuki H    •    17 Mei 2017 16:00 WIB
bulu tangkis
Pelatih Berharap Praveen Jordan kembali ke Kondisi Terbaik
Praveen Jordan (kanan) (Dok. PBSI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pelatih ganda campuran Richard Mainaky berharap Praveen Jordan bisa kembali ke kondisi terbaiknya jelang pertandingan pertama Indonesia di Piala Sudirman 2017. Pasangan dari Debby Susanto itu memang sempat mendapat perawatan karena sakit tifus jelang kejuaraan bulu tangkis beregu campuran tersebut.

Richard menaruh harapan besar kepada Praveen seban pasangan Praveen/Debby kini menjadi ujung tombak tim Merah-Putih. Pasalnya, peringkat Praveen/Debby lebih tinggi dari pasangan Tontowi Ahmad yang akan berduet dengan Gloria Emanuella Widjaja.

"Saat ini tim ganda campuran sudah tinggal pematangan teknik dan menjaga kondisi, namun dengan Praveen yang sempat dirawat karena tifus, saya harap bisa melihat dia pulih ke kondisi terbaiknya dan turun bermain," kata Richard dilansir Antara di Jakarta, Selasa (16/5/2017) lalu.

Namun, Richard mengatakan jika ia memiliki opsi lainn andai Praveen tidak memungkinkan bertanding. Ia akan memasangkan Debby dengan Ronald Alexander yang berhasil mengalahkan Tontowi/Gloria 23-21 dan 22-20 saat simulasi pertandingan Piala Sudirman, Sabtu 13 Mei lalu.

(Baca: Menang Telak, Warriors Gandakan Keunggulan dari Spurs)


Ia pun mengakui mewaspadai Denmark yang tergabung di Grup 1D bersama India di Piala Sudirman 2017 nanti. Richard menaruh perhatian lebih kepada Denmark, terutama kekuatan di nomor ganda campurannya yang memiliki pasangan peringkat lima dunia, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen.

"Kami waspadai pasangan Denmark dengan pemain berpengalaman mereka yang pastinya tidak mudah dikalahkan. Namun dari rekor permainan Praveen/Debby lebih banyak menangnya," ungkap Richard.

Ia pun tetap enggap menganggap remeh India yang akan dihadapi pada laga pertama 23 Mei nanti, karena Richard menilai ada beban tersendiri ketika melawan mereka. Apalagi India memiliki kekuatan di sektor tunggal, baik tuinggal putra maupun putri.

"Kita gak bisa anggap remeh India, pasalnya mereka memiliki sektor tunggal putra dan putri yang kuat. Sehingga tiga sektor ganda (putra, putri, dan campuran) menjadi tumpuan. Kita memiliki tekanan tersendiri dan tidak boleh kecolongan," tutupnya.

Video: Sandra, Juara Asia Angkat Berat Terancam Sanksi PB PABBSI
 


(REN)