Thailand Open Grand Prix Gold 2016

Komentar Sony Usai Gagal Taklukkan Andalan Thailand

Rendy Renuki H    •    09 Oktober 2016 22:38 WIB
bulu tangkis
Komentar Sony Usai Gagal Taklukkan Andalan Thailand
Sony Dwi Kuncoro (Dok. PBSI)

Metrotvnews.com, Bangkok: Sony Dwi Kuncoro gagal menaklukkan andalan tuan rumah, Tanongsak Saensomboonsuk, di partai final tunggal putra kejuaraan Thailand Open Grand Prix Gold 2016, Minggu 9 Oktober. Sony dikalahkan dengan skor 15-21, 16-21 dan membuat Saensomboonsuk memperbaiki rekor pertemuannya dengan Sony menjadi 3-4.

“Saya kalah cepat dari lawan, kalah strategi juga. Memang saya akui hari ini permainan dia lebih bagus dari saya. Sebetulnya saya sudah mencoba untuk mengubah strategi, tetapi lawan bermain lebih taktis dari saya,” ujar Sony usai pertandingannya di situs resmi PBSI.

Pada awal game kedua, Sony tampak bangkit dan mampu menahan serangan-serangan Saensomboonsuk yang menyulitkannya di game pertama. Sony pun sempat memimpin hingga skor 9-7.

(Baca: Berry/Rian Persembahkan Gelar Perdana Indonesia)

Namun lagi-lagi pergerakan cepat Saensomboonsuk tak dapat diimbangi Sony, ia kembali bermain dibawah tekanan. Enam poin diraih Saensomboonsuk secara berturut-turut, ia pun makin percaya diri, apalagi ia mendapat dukungan dari penonton di National Stadium.

“Saya bersyukur saya bisa sampai ke babak final. Selanjutnya, saya harus bisa menjaga konsistensi penampilan saya,” tutur ayah dari dua anak ini.

Indonesia berhasil mendapatkan satu gelar dari turnamen berhadiah total 120 ribu Dollar AS ini lewat pasangan ganda putra Rian Agung Saputro/Berry Angriawan. Unggulan kedua ini sukses menaklukkan Takuto Inoue/Yuki Kaneko dalam pertarungan sengit tiga game berdurasi 60 menit dengan skor 17-21, 21-14, 21-18.

Video: Indonesia Melenggang ke Babak Final Street Soccer International
 


(REN)