China Open 2018

Persiapan Singkat Jelang Turnamen, Ini Kiat-kiat Ala Jojo

M. Rizky Adhestian    •    05 November 2018 18:44 WIB
bulu tangkischina open
Persiapan Singkat Jelang Turnamen, Ini Kiat-kiat Ala Jojo
Jonatan Christie (Foto: Humas PBSI)

Fuzhou: Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, tengah bersiap untuk turun pada turnamen China Open 2018. Namun, waktu persiapannya terbilang singkat.

Seperti diketahui, pemain-pemain elite Indonesia baru saja dikuras pada dua turnamen Eropa teranyar, yakni Denmark Open 2018 dan French Open 2018. Mereka hanya punya waktu kurang dari sepekan untuk latihan menghadapi China Open 2018.

Bagi Jojo-sapaan akrab Jonatan-dalam waktu singkat ini yang terpenting adalah menjaga pola makan sehat. Ia mengaku belum bisa makan seperti biasa saat jeda antar turnamen.

Baca: Target Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior 2018

"Saya rasa semua pemain mengalami, bukan hanya kami, semua pemain negara lain juga merasakan ini. Main dengan perbedaan waktu dan persiapan kurang dari seminggu. Kami harus pintar-pintar jaga dari pola makan dan istirahat," kata Jonatan dikutip Humas PBSI.

"Makan juga jangan bebas dulu, dua minggu di turnamen Eropa kan makannya sudah dijaga, biasanya habis turnamen kalau ada libur satu dua hari makannya agak bebas, sekarang mungkin tetap dijaga makannya seperti waktu lagi ikut turnamen," sambung pemain yang akrab disapa Jojo tersebut.

Berdasarkan hasil undian, Jojo dan pebulu tangkis Indonesia lainnya, Anthony Sinisuka Ginting, berpeluang melakoni 'perang saudara' jika keduanya mampu melewati putaran pertama. Jojo harus mengalahkan wakil India, Prannoy H. S, sementara Anthony ditunggu wakil tuan rumah, Qiao Bin.

"Anthony harus belajar dari penampilan dia pada dua turnamen terakhir. Waktu di Denmark Open, permainannya sudah terbaca oleh (Kento) Momota, di game ketiga dia terbawa permainan Momota. Sedangkan di French Open, saat serangannya tak berhasil menembus Kantaphon (Wangcharoen), Anthony masih ada keraguan, dan akhirnya dia tidak sabar, di bawah tekanan dan melakukan kesalahan sendiri," kata Asisten Pelatih Tunggal Putra PBSI yang mendampingi tim tunggal putra di Fuzhou, Irwansyah.

"Jojo ada peningkatan dari dua turnamen Eropa. Sekarang dia harus bisa memanfaatkan kesempatan, harus lebih berani menekan dari awal. Jojo harus lebih belajar bagaimana mengeluarkan kemampuan dia dan kapan untuk tahan dulu," lanjut dia.

Putaran pertama China Open 2018 akan mulai digelar pada Selasa 6 November besok. Turnamen ini akan berlangsung hingga babak final pada akhir pekan, Minggu 11 November.




(ACF)