Badminton Asia Team Championships 2018

Kunci Sukses Tim Putra Indonesia Pertahankan Gelar BATC 2018

A. Firdaus    •    12 Februari 2018 06:07 WIB
bulu tangkis
Kunci Sukses Tim Putra Indonesia Pertahankan Gelar BATC 2018
Tim putra Indonesia menggenggam trofi Badminton Asia Team Championships 2018 (Foto: PBSI)

Alor Setar: Tim putra Indonesia berhasil mempertahankan gelar juara Badminton Asia Team Championships (BATC) 2018. Mereka mengalahkan Tiongkok dengan skor 3-1, di Alor Setar pada Minggu 11 Februari.

Kemenangan di final ini mengulangi kesuksesan yang dilakukan tim putra di Hyderabad, India pada 2016. Kala itu, Indonesia menang dramatis atas Jepang dengan skor 3-2.

Bedanya, kemenangan pada final kali ini tak butuh waktu lama buat para putra terbaik Indonesia untuk memastikan juara. Mereka hanya kehilangan satu partai saat Anthony Sinisuka Ginting ditaklukan Qiao Bin, dalam permainan rubber game 12-21, 21-11, 14-21.

Klik di sini: Taekwondo Indonesia Hanya Sumbang Satu Emas di Hari Kedua

Sebelum akhirnya, ganda putra Hendra Setiawan/Rian Agung Saputro menjadi penentu kemenangan tim usai mengalahkan Han Chengkai/Zhou Haodong dengan skor 21-14, 21-19.

Herry Iman Pierngadi selaku Kepala Pelatih Ganda Putra PP PBSI mengungkapkan strategi yang diterapkan timnya pada turnamen kali ini. Terutama membongkar pasang Mohammad Ahsan, Hendra Setiawan, Angga Pratama, dan Rian Agung Saputro.

Klik di sini: Eko Yuli & Surahmat Bawa Indonesia Sapu Bersih Emas Angkat Besi

“Saya memang cenderung ke pemain yang berpengalaman dalam event-event penting seperti ini dan di saat poin-poin penting," ujar Herry IP seperti rilis yang diterima dari PBSI.

"Seperti Hendra ini yang sudah berpengalaman, Hendra adalah legenda, Rian juga sudah beberapa kali ikut Piala Thomas. Jadi memang sengaja kami menurunkan mereka,” tutur Herry.

Sementara itu, Susy Susanti mengapresiasi kerja keras tim putra hingga berhasil mempertahankan gelar. Apalagi kondisi tim tidak seratus persen karena ada beberapa pemain yang cedera.

Pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon tidak diturunkan karena Marcus mengalami cedera perut. Sedangkan Anthony Sinisuka Ginting pun tengah menderita cedera pergelangan kaki kanan.

“Terima kasih buat tim dan ofisial yang sudah kerja keras sehingga kita bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Ganda memang menjadi andalan, Hendra/Rian bisa menyelesaikan tugas dengan baik,” ujar Susy.

Sayangnya,  hasil posiitf ini tak bisa diikuti tim putri Indonesia yang harus puas mendapat medali perunggu setelah di semifinal dikalahkan Jepang dengan skor 0-3. Jepang akhirnya memenangkan titel juara beregu putri BATC 2018 setelah mengalahkan Tiongkok dengan skor 3-0.

Atlet Lompat Jauh Maria Londa Raih Emas di Test Event



(FIR)