Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior

Penjelasan PBSI Soal Pemain Pingsan di Final WJC 2017

Rendy Renuki H    •    24 Oktober 2017 14:16 WIB
kejuaraan dunia bulu tangkis
Penjelasan PBSI Soal Pemain Pingsan di Final WJC 2017
Kondisi Siti Fadia Silva Ramadhanti (kanan) saat naik podium WJC 2017 dalam keadaan lemas (Dok. PBSI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pebulu tangkis putri Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti pingsan usai menjalani final BWF Wolrd Junior Championship (WJC) 2017, Minggu 22 Oktober lalu. Pasangan dari Rehan Naufal Kusharjanto itu tak sadarkan diri setelah melangsungkan pertandingan final melawan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.

Siti bahkan sempat mendapat perawatan medis usai laga yang dimenangkan Rinov/Pitha dengan skor 21-23, 21-15, dan 21-18. Rehan sempat menjelaskan jika partnernya itu mengalami kelelahan hingga akhirnya mengalami sesak napas.

Baca: Kronologis Insiden Pemain Pingsan di Final WJC 2017


Namun, banyak kabar beredar jika Siti pingsan karena mengalami cedera. Pihak PBSI pun memberikan penjelasan resmi di Twitternya terkait insiden pingsannya pebulu tangkis junior tersebut.

"Jadi kondisi badan Fadia sudah tidak baik sejak laga semifinal. Seusai laga dia merasakan panas dan demam. Keesokan harinya Fadia memutuskan tetap bertanding dengan kondisi sakit," tulis akun Twitter resmi PBSI.

"Karena kondisinya, Fadia merasakan sesak napas di pengujung laga, berlanjut saat naik podium dan akhirnya sempat pingsan. Jadi pingsan murni karena sesak napas bukan cedera. Fadia tidak cedera apa-apa dan siap bertanding," lanjut pernyataan tersebut.

Indonesia sendiri berhasil merebut dua gelar juara dunia di ajang WJC 2017. Selain dipersembahkan Rinov/Pitha dari ganda campuran, satu gelar lainnya disumbang Gregoria Mariska Tunjung di nomor tunggal putri.

Video: KONI Gelar Rapat Koordinasi Cabor Unggulan Asian Games 2018
 


(REN)