India Open 2018

Kunci Keberhasilan Greysia/Apriyani ke Final

Kautsar Halim    •    03 Februari 2018 18:29 WIB
bulu tangkis
Kunci Keberhasilan Greysia/Apriyani ke Final
Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Medcom.id/Kautsar)

New Delhi: Pebulu tangkis ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, mengevalusi keberhasilan mereka menembus final India Open 2018. Menurutnya, kemenangan itu tidak diraih dengan kekuatan fisik maupun tekhnik bermain.

Bukan tugas mudah bagi Greysia/Apriyani untuk melakoni semifinal yang berlangsung pada Sabtu 3 Februari. Pasalnya, mereka harus berhadapan dengan Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen yang berstatus sebagai unggulan pertama.


Klik: MotoGP Mewajibkan Tes Medis untuk Para Pembalap


Greysia/Apriyani baru bisa menutup laga setelah bermain selama 1 jam 21 menit dengan skor, 21-14, 19-21 dan 21-18. Kamilla/Christinna sempat menghambat kemenangan Greysia/Polii dengan merebut game kedua, namun Greysia/Apriyani mampu bangkit pada game ketiga

“Lawan kami adalah salah satu pasangan terbaik dunia dan tidak mudah menghadapi mereka. Kami harus selalu menjaga fokus. Mental dan strategi betul-betul diadu dalam pertandingan ini," ujar Greysia setelah pertandingan seperti tertuang dalam rilis Humas PBSI.

Apriyani yang berusia lebih muda ketimbang Greysia maupun kedua lawannya. Kemenangan tadi dianggapnya sebagai pengalaman berharga karena bisa melatih mentalnya untuk lebih fokus melakoni pertandingan.


Klik: Keamanan dan Transportasi Asian Games Diuji Coba


Kendati demikian, Apriyani juga membocorkan bahwa ia dan Greysia sudah mempersiapkan diri dengan mempelajari kekuatan lawan lewat video pertandingan sebelumnya. Dengan begitu, penampilannya bisa lebih baik dan cekatan saat menerima serangan.

"Saya kalau dibandingin dengan lawan sih jauh banget ya pengalamannya, tapi bagaimana caranya tadi saya mengatur pola pikir saya di lapangan,” ungkap Apriyani.

 “Saya juga sudah bisa menebak bola-bola lawan itu kemana arahnya, atau ketika mereka tiba-tiba mempercepat permainan. Saya sudah pelajari dari video pertandingan, ini juga yang buat saya tambah percaya diri,” tambahnya.

Dengan kemenangan ini, artinya rekor pertemuan Greysia/Apriyani dengan Kamilla/Christinna menjadi imbang, 1-1. Itu terjadi karena Kamilla/Christinna berhasil mengalahkan Greysia/Apriyani pada Piala Sudirman tahun lalu.

Selanjutnya pada final, Greysia/Apriyani masih menunggu pemenang pertandingan antara Du Yue/Li Yinhui (Tiongkok) kontra Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand). Jongkolphan/Rawinda di atas angin dalam laga tersebut karena berstatus sebagai unggulan kedua. 

“Kami tidak pilih-pilih lawan, mau lawan siapa saja, yang penting dari diri kami siap. Nanti kami akan menonton video pertandingan untuk mempelajari permainan mereka,” tutup Greysia. (RO)




(KAU)