Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2018

Ganda Putri Junior Indonesia Langsung Terhenti di Babak Pertama

Kautsar Halim    •    01 Agustus 2018 00:06 WIB
bulu tangkis
Ganda Putri Junior Indonesia Langsung Terhenti di Babak Pertama
Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti. (Humas PBSI)

Nanjing: Ganda putri Indonesia, Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti, tak berdaya di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2018. Langkah mereka langsung terhenti pada babak pertama, Selasa 31 Juli, lantaran kalah dari wakil Belanda, Selena Piek/Cheryl Seinen.

Agatha/Fadia yang tergolong pebulu tangkis muda Tanah Air tetap memberikan perlawanan menarik meski harus terhempas. Pasalnya, laga baru selesai dalam tempo 40 menit dengan skor, 23-21 dan 21-18.

Klik: Antisipasi Fajar/Rian Jika Bertemu Minions

Sejatinya, Agatha/Fadia sempat menguasai awal game pertama dengan unggul jauh, 10-3. Namun, setelah lawan menyamakan kedudukan hingga skor 14-14, Agatha/Fadia tak dapat mengontrol jalannya permainan.

"Waktu tersusul, kami memang kehilangan fokus. Dari sini kami banyak kena serang terus oleh lawan," kata Fadia seusai laga seperti tertuang dalam rilis Humas PBSI.

"Seharusnya, waktu tersusul, kami tidak boleh kehilangan fokus. Akhirnya kami jadi terbawa pada game dan agak hilang fokusnya," timpal Agatha.

Klik: Dapat Jatah Bye, Fajar/Rian Enggan Terlena

Ini merupakan kekalahan kedua Agatha/Fadia atas Piek/Seinen. Sebelumnya, di Orleans Masters 2018, mereka juga tunduk dengan skor, 21-17, 18-21 dan 16-21.

Menanggapi performa, Agatha/Fadia mengaku tidak puas karena belum mengeluarkan kemampuan sesungguhnya. Terlebih lagi, keduanya juga sudah mempersiapkan diri dengan baik sebelum turnamen dimulai.

"Tidak puas karena hanya mampu mengeluarkan kemampuan 50 persen saja. Kalau dari segi mental, kami merasa tidak ada masalah, justru nothing to lose dan tetap fight," ujar Fadia.

Kendati demikian, Agatha/Fadia mengklaim harus menerima hasil negatif tersebut. Sebab, kata Fadia, tetap ada pengalaman berharga yang bisa dipetik dari sebuah kekalahan.

"Kalau lawan pemain senior harus lebih fokus. Misalnya sudah unggul, tidak boleh kehilangan fokus, harus terus konsisten walaupun kita bikin salah dua-tiga poin, coba balik fokus lagi," tutup Fadia.

Indonesia masih memiliki tiga wakil ganda putri meskipun Agatha/Fadia harus tersingkir, yakni  yakni Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris dan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani. Ketiganya akan langsung memainkan babak kedua pada Rabu 1 Agustus. (RO)



(KAU)