Dubai World Super Series Finals (DWSSF) 2017

Praveen/Debby tak Sesali Kegagalan Lolos Semifinal

Rendy Renuki H    •    15 Desember 2017 07:51 WIB
bulu tangkis
Praveen/Debby tak Sesali Kegagalan Lolos Semifinal
Praveen Jordan/Debby Susanto. (Foto: PBSI)

Dubai: Pasangan Praveen Jordan/Debby Susanto harus terhenti di ajang BWF Dubai World Super Series Finals 2017. Praveen/Debby gagal lolos ke semifinal usai dikalahkan Zheng Siwei/Chen Qingchen asal Tiongkok pada pertandingan kedua penyisihan Grup A ganda campuran, Kamis 14 Desember malam.

Praveen/Debby harus mengakui keunggulan lawannya usai bertarung rubber game dengan skor 12-21, 21-19, 16-21. Namun, pasangan ganda campuran Indonesia itu mengaku tak menyesali hasil buruk itu meski diakuinya kurang puas.

"Kalau dari hasil, agak kurang puas, tahun lalu kami bisa masuk semifinal. Tetapi kalau dilihat dari segi permainan, cukup ada peningkatan dari sebelumnya. Ada sisi positifnya, walaupun hasilnya kurang bagus," ujar Praveen kepada Badmintonindonesia.org.

Baca: Pasangan Tiongkok Pastikan Praven/Debby Tersingkir


Dalam pertandingan yang berlangsung di Hamdan Sport Center, duel Praveen/Debby melawan pasangan Tiongkok memang berlangsung sengit. Praveen/Debby yang ketinggalan di game pertama dari Zheng/Chen, akhirnya mampu menyamakan kedudukan di game kedua.

Pada game ketiga, Praveen/Debby sempat memperkecil ketinggalan dari 10-14 menjadi 16-17. Sayang, sejumlah kesalahan dilakukan Praveen/Debby hingga akhirnya Zheng/Chen memenangkan game ketiga sekaligus memastikan tiket semifinal.

"Waktu memenangkan game kedua, kami merasa yakin ada peluang. Di game ketiga pun pertandingan berlangsung ketat dan kejar-kejaran angka. Sayangnya di poin akhir kami banyak salah penempatan bola dan sudah terbaca oleh lawan," ungkap Debby.

Kegagalan Praveen/Debby membuat Indonesia tinggal menyisakan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di sektor ganda campuran. Sementara, pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon harus memenangkan laga ketiga melawan Li Junhui/Liu Yuchen dari Tiongkok.

 


(REN)