Orleans Masters 2018

Evaluasi Tunggal Putri Indonesia Usai Kalah di Orleans Masters

Rendy Renuki H    •    02 April 2018 16:08 WIB
bulu tangkis
Evaluasi Tunggal Putri Indonesia Usai Kalah di Orleans Masters
Ruselli Hartawan (Dok. PBSI)

Jakarta: Tunggal putri Indonesia, Ruselli Hartawan, harus mengakui ketangguhan wakil Denmark, Mia Blichfeldt, di babak semifinal Orleans Masters 2018, Minggu 1 April kemarin. Ruselli kalah dua game langsung 17-21, 15-21, dan membuat Indonesia pulang dengan tangan hampa.

Ia mengakui memiliki beberapa kendala saat pertandingan sehingga mampu dikalahkan Blichfeldt. Secara teknik permainan, Ruselli mengakui dirinya belum bisa mengatasi bola-bola pengembalian Blichfeldt yang tajam dan terarah.

Pemain asal klub Jaya Raya ini juga masih mengalami kendala dalam berkonsentasi penuh saat bertanding di lapangan. Di atas kertas, Blichfeldt yang kini menduduki peringkat 25 dunia, memang lebih diunggulkan dari Ruselli yang ada di rangking 77 dunia.

Klik: Tiga Wakil Indonesia Gagal Tembus Final


"Bola-bola pengembaliannya cukup tajam dan terarah, pertahanannya pun cukup rapat. Saya masih banyak buang kesempatan dengan melakukan kesalahan-kesalahan sendiri," kata Ruselli dilansir Badmintonindonesia.org

"Masih banyak yang perlu diperbaiki, termasuk harus lebih konsentrasi saat di lapangan. Dari segi teknik, stroke dan pukulan-pukulannya harus lebih dimatangkan lagi," ucap Ruselli. 

Kekalahan Ruselli dan dua wakil lainnya di semifinal membuat tim Indonesia gagal mengirimkan satu pun wakil ke partai final. Sebelumnya, pasangan Akbar Bintang Cahyono/Moh Reza Pahlevi Isfahani dikalahkan Shia Chun Kang/Tan Wee Gieen dari Malaysia, dengan pertandingan rubber game, 14-21, 21-13, 16-21. 

Sementara, wakil ganda campuran Alfian Eko Prasetya/Marsheilla Gischa Islami tak kuasa menahan laju wakil Jerman, Peter Kaesbauer/Olga Konon dan takluk dalam duel straigh game dengan skor 11-21, 16-21.  

 


(REN)