Thailand Open Grand Prix Gold 2016

Harapan Ganda Campuran Indonesia di Thailand Open Grand Prix

Alfa Mandalika    •    03 Oktober 2016 18:57 WIB
bulu tangkis
Harapan Ganda Campuran Indonesia di Thailand Open Grand Prix
Riky Widianto/Gloria Emanuelle Widjaja. (Foto: Badmintonindonesia)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kejuaraan Thailand Open Grand Prix Gold 2016 segera dimulai. Turnamen berhadiah total USD120 ribu (Rp1,5 miliar) ini digelar di National Stadium, Bangkok, pada 4 - 9 Oktober 2016.
 
Sejumlah pemain Indonesia telah bertolak ke Negeri Gajah Putih untuk mengikuti ajang tersebut. Di tunggal putra, nama Ihsan Maulana Mustofa tercatat sebagai salah satu andalan Indonesia. Ihsan menempati posisi teratas di daftar unggulan.
 
Di sektor tunggal putri, pelatnas mengirimkan cukup banyak wakil. Ada Fitriani yang baru saja menjadi juara di PON Jawa Barat 2016. Kemudian ada nama Hanna Ramadini, Ruselli Hartawan serta Dinar Dyah Ayustine.

Baca: Mencermati Kemerosotan Ahsan/Hendra

 
Peluang di ganda putra juga terbuka lewat tiga wakil di ganda putra. Ada pasangan Rian Agung Saputro/Berry Angriawan yang merupakan unggulan kedua. Pasangan muda Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian serta Hardianto/Kenas Adi Haryanto juga turun.
 
Sektor ganda campuran mengirim empat wakil ke turnamen ini, termasuk dua ganda baru, Riky Widianto/Gloria Emanuelle Widjaja dan Edi Subaktiar/Richi Puspita Dili. Selain itu ada juga ganda Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika dan Rafiddias Akhdan Nugroho/Masita Mahmudin.
 
"Kalau saya pribadi inginnya minimal mencapai semifinal, lebih bagus lagi kalau bisa ke final dan juara,” ujar Gloria ketika ditanya soal target di Thailand Open Grand Prix Gold 2016.
 
"Di turnamen kelas grand prix dan grand prix gold, kami belum bisa mencapai hasil yang memuaskan, kecuali ke babak semifinal Taipei Open Grand Prix Gold 2016 lalu. Kami berharap bisa tampil lebih baik kedepannya,” tambahnya.

 
Baca: Aher Tegaskan Penggunaan Dana PON Dapat Dipertanggungjawabkan 


Riky/Gloria merupakan ganda baru yang memulai debut di kejuaraan Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2016. Di duet perdana tersebut, mereka berhasil menembus babak semifinal.
 
"Kami sudah belajar dari penampilan kami di turnamen sebelumnya. Kami harus meningkatkan kualitas pertahanan dan komunikasi bersama partner di lapangan,” ujar Gloria mengevaluasi penampilannya dan Riky. (Badmintonindonesia)

 
(ASM)