Asia Junior Championships 2018

Evaluasi Susy Susanti atas Pencapaian Anak Didiknya di AJC 2018

Kautsar Halim    •    23 Juli 2018 21:48 WIB
bulu tangkis
Evaluasi Susy Susanti atas Pencapaian Anak Didiknya di AJC 2018
Susy Susanti. (ADAM DWI/Terbit)

Jakarta: Event bulu tangkis bergengsi Asia Junior Championships 2018 telah selesai pada akhir pekan lalu. Indonesia selaku tuan rumah berhasil menyabet empat medali lewat ajang tersebut.

Satu emas diperoleh dari nomor ganda putri yang dimainkan oleh Febriana Dwipuji Kusuma/Ribka Sugiarto. Sementara itu, tiga wakil lainnya hanya mampu mempersembahkan medali perunggu. 

Perunggu pertama disumbangkan oleh Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay yang tampil di nomor tunggal putra. Prestasi itu diikuti oleh Pramudya Kusumawardana/Ghifari Anandaffa Prihardika (ganda putra) dan Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti (ganda putri).

Klik: Bonus Medali Emas Asian Games Rp1,5 Miliar

Susy Susanti selaku manajer tim junior Indonesia mengaku sudah cukup puas dengan pencapaian para anak-anak asuhnya. Menurutnya, prestasi itu bahkan melampaui target yang ia tetapkan.

“Dari awal target kami satu medali saja, saya tidak mau muluk-muluk, karena persaingan juga ketat. Kalau tahun lalu ganda campuran, tahun ini ganda putri, artinya perkembangan tiap sektor cukup bagus," kata Susy dalam rilis Humas PBSI. 

"Mudah-mudahan hasil ini menjadi bahan yang bagus untuk persiapan menuju kejuaraan dunia junior,” tambah wanita yang juga Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI tersebut.

Klik: Indonesia Sabet Emas ASG dari Lompat Jauh

Febriana/Ribka  memastikan medali emas ganda putra setelah menang dua game langsung dari pasangan Malaysia, Pearly Koong Le Tan/Ee Wei Toh, 21-12 dan 21-16. Hasil itu diluar dugaan karena Tan/Toh bisa mengalahkan Agatha/Fadia di  semifinal.

“Untuk sektor ganda putri hasilnya cukup bagus, karena selain juara ada Agatha/Fadia di semifinal. Mudah-mudahan ada satu lagi pemain muda yang terus meningkat secara prestasi dan membawa angin segar buat bulu tangkis Indonesia,” papar Susy. 

Sejatinya, tim bulu tangkis junior Indonesia memiliki Gregoria Mariska Tunjung yang berhaisl menjuarai nomor tunggal putri di Kejuaraan Dunia Junior tahun lalu. Namun, prestasi itu dirasa belum cukup oleh Susy.

"Setelah Gregoria juara dunia, tentunya kami harus mempersiapkan lagi yang kecil-kecil. Memang ada beberapa PR (Pekerjaan Rumah). Meski berhasil membawa satu gelar, tetap ada PR di sektor-sektor lain. Kami akan mempersiapkan yang lebih baik lagi menuju kejuaraan dunia junior,” tutup legenda bulu tangkis Indonesia tersebut. (RO)

 


(KAU)