Malaysia Open Super Series Premier 2017

Marcus/Kevin Berbeda Pendapat Soal Kunci Kemenangan di Perempat Final

Kautsar Halim    •    07 April 2017 19:47 WIB
bulu tangkis
Marcus/Kevin Berbeda Pendapat Soal Kunci Kemenangan di Perempat Final
Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. (Foto: Humas PBSI)

Metrotvnews.com, Kuching: Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil melaju ke semifinal Malaysia Open Super Series Premier 2017. Tren positif itu mereka dapat setelah menaklukkan wakil Tiongkok, Li Junhui/Liu Yuchen di babak perempat final, Jumat 7 April 2017.

Tidak mudah bagi Marcus/Kevin untuk mengalahkan ganda putra terbaik Tiongkok yang jadi lawan mereka di final All England bulan lalu. Pasalnya, mereka butuh waktu 51 menit untuk menyelesaikan laga dengan skor rubber game,  7-21, 21-17, dan 21-17.

Seperti tertera dalam hasil laga, Marcus/Kevin memang kalah telak pada game pertama. Penampilan mereka saat itu cukup buruk karena selalu gagal menyalip poin hingga game pertama berakhir.

“Kami memang belum menemukan ritme permainan pada game pertama. Selain itu, shuttlecock yang dipakai lajunya juga terlalu kencang," ujar Kevin menjelaskan kondisi permainannya sepanjang game pertama.


Klik: Jadwal Lengkap MotoGP Argentina


Perlahan tapi pasti, Marcus/Kevin berhasil memperbaiki permainannya pada game kedua. Meski sempat tertinggal pada poin-poin awal, namun mereka mampu mendominasi ketika poin menginjak 17-17.  

Tidak jauh berbeda dengan game kedua, sejatinya Marcus/Kevin selalu tertinggal ketika memainkan game ketiga. Namun berkat mental pantang menyerah yang tinggi, lawannya hanya dibiarkan bertahan hingga poin 17.

Menanggapi laga tersebut. Marcus mengatakan faktor kemenangan tak lepas dari bantuan Dewi Fortuna. Selain itu, ia dan Marcus disebutkan tidak memiliki strategi khusus untuk mantan lawannya di final All England 2017 tersebut.

“Kami merasa beruntung. Tidak bisa dipungkiri faktor keberuntungan dalam pertandingan itu memang penting," ujar Marcus seusai laga.

"Sebetulnya kami tidak mengubah strategi. Tetapi, kami lebih siap dengan serangan lawan pada game kedua dan ketiga,” tambahnya.

“Permainan yang kami terapkan juga sama saja, yaitu tidak bermain bola lob dan jangan angkat bola untuk mereka tinggi-tinggi. Permainan depan Liu juga bagus dan bentrok terus dengan Kevin,” lanjutnya.


Klik: Valentino Rossi Tak Ingin Mengulangi Kesalahan di Qatar


Sementara itu, Kevin meyakini faktor kemenangan di perempat final ini dikarenakan mentalnya bersama Marcus jauh lebih baik ketimbang lawan. Sepanjang pertandingan, klaim Kevin, keduanya tidak memikirkan kemenangan, melainkan hanya mencuri poin saja.

"Kunci kemenangan tadi adalah bertahan tidak mau menyerah. Mau ketinggalan berapapun pokoknya coba terus," ujar Kevin.

"Kami memang sering berada dalam tekanan. Tapi kami tidak memikirkan untuk menang. Kami hanya berusaha bagaimana caranya dapat poin satu demi satu," tambahnya.

Dengan kemenangan ini, artinya Li/Liu gagal membalaskan dendamnya kepada Marcus/Kevin yang telah mengalahkan mereka di final All England 2017. Skor pertemuan kedua pasangan saat ini adalah 2-1 untuk keunggulan Marcus/Kevin. (RO)

 


(ACF)