Piala Uber 2018

Strategi Tim Bulu Tangkis Putri Indonesia untuk Hadapi Tiongkok

Kautsar Halim    •    22 Mei 2018 15:00 WIB
Piala Thomas & Uber
Strategi Tim Bulu Tangkis Putri Indonesia untuk Hadapi Tiongkok
Salah satu skuat ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Nitya Krishinda Maheswari. (Foto: Humas PBSI)

Bangkok: Tim bulu tangkis putri Indonesia dijadwalkan melakoni laga ketiga Grup D Piala Uber 2018 pada Rabu 23 Mei. Saat itu, mereka akan berhadapan dengan rival terkuat dalam turnamen, yakni Tiongkok.

Secara statistik, skuat tim bulu tangkis putri Indonesia memang kalah dari Tiongkok. Namun, Susy Susanti selaku Manajer Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia tidak ingin para pemainnya menyerah sebelum bertanding. 

“Kami akan melakukan yang terbaik dan ingin tampil maksimal ketika menghadapi Tiongkok. Formasi pemain yang diturunkan bakal dilihat dari kekuatan head to head dan sesuai kebutuhan juga," ujar Susy seperti dikutip dari rilis Humas PBSI.
 

Klik: Ruselli Sempurnakan Kemenangan Indonesia atas Prancis


Indonesia punya modal bagus untuk menghadapi Tiongkok karena berhasil menaklukkan Malaysia (3-2) pada laga perdana dan Prancis (5-0) pada laga kedua. Tetapi, itu bisa menjadi masalah baru karena bisa memengaruhi stamina atau kebugaran para pemain.

Menyikapi hal tersebut, Susy menjelaskan, pihaknya tidak memilih pemain berdasarkan kualitas permainannya saja. Tetapi, faktor kebugaran dan stamina sang pemain juga menjadi pertimbangan tersendiri.

"Secara peta kekuatan, kami inginnya menurunkan pemain terbaik. Namun, harus dilihat juga kondisi kebugaran atlet karena hal itu bisa mempengaruhi permainan,” pungkas wanita yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI tersebut.

Apapun hasil laga kontra Tiongkok, tidak akan mengubah langkah Indonesia ke perempat final Piala Uber 2018. Sebab, Malaysia yang merupakan pesaing terdekatnya telah dikalahkan Tiongkok dengan skor 4-1 pada laga kedua. Meski begitu, laga Indonesia kontra Tiongkok masih bermanfaat untuk menentukan juara grup.




(FIR)