Indonesia Disebut Krisis Atlet Bulu Tangkis di Sejumlah Nomor

   •    29 Agustus 2018 15:22 WIB
asian games 2018
Indonesia Disebut Krisis Atlet Bulu Tangkis di Sejumlah Nomor
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir saat tampil di pertandingan Indonesia Open 2018. (Foto: MI/Ramdani)

Jakarta: Mantan atlet bulu tangkis Christian Hadinata menaruh perhatian khusus pada kekalahan Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir atau akrab disapa dengan Owi-Butet pada semifinal melawan Tiongkok saat berlaga di Asian Games 2018.

Menurut Christian, takluknya Owi-Butet atas Tiongkok merupakan sebuah peringatan bahwa sektor bulu tangkis nomor ganda campuran perlu segera melakukan regenerasi.

"Ini satu warning dari sektor ganda campuran dengan pelatih Richard Mainaky bahwa di sektor ini katakanlah cukup jauh jaraknya dengan Owi-Butet," ujarnya dalam Metro Pagi Primetime, Rabu, 29 Agustus 2018.

Christian memandang permainan Owi-Butet di Asian Games bukanlah performa terbaik mereka seperti biasanya. Terlebih saat mendengar desas-desus bahwa tak lama lagi Butet akan pensiun.

"Tidak seperti di nomor ganda putra yang sudah punya dua pasangan yang solid, di ganda campuran seperti masih mencari-cari posisi yang pas," kata dia.

Tak hanya di nomor ganda campuran, krisis atlet bulu tangkis juga terjadi di nomor tunggal dan ganda putri. Secara pribadi Christian menaruh perhatian lebih pada nomor tunggal putri yang belum menunjukkan permainan yang bagus.

"Kita punya harapan besar di nomor tunggal putri itu Gregoria Mariska. Usianya masih muda dan menunjukkan permainan yang bagus. Kalau dibina dengan program yang baik Gregoria bisa jadi andalan tunggal putri kita ke depan," jelasnya.




(MEL)