Mengenai Sering Ganti Raket di Semifinal, Ini Komentar Marcus

Patrick Pinaria    •    18 Maret 2017 08:05 WIB
bulu tangkis
Mengenai Sering Ganti Raket di Semifinal, Ini Komentar Marcus
Marcus Fernaldi Gideon (Kanan) (Foto: AFP/Justin Tallis)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil mengharumkan nama baik Tanah Air di dunia bulu tangkis. Itu bisa terjadi setelah mereka berhasil menjadi juara All England 2017 pada Senin 13 Maret.

Bukan perkara mudah bagi Marcus dan Kevin bisa menjuarai turnamen tersebut. Mengingat, mereka harus mendapat lawan-lawan tangguh, terutama pada babak semifinal.

Pada babak itu, Marcus dan Kevin harus menghadapi perwakilan Denmark Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding. Mereka dipaksa untuk bermain tiga game guna meraih kemenangan 19-21, 21-13, 21-17.

Baca: Christopher Rungkat Tembus Final Shenzhen ATP Challenger


Bahkan, saking ketatnya permainan, Marcus dan Kevin kerap mengganti raket pada laga tersebut. Terhitung, mereka mengganti raket sebanyak dua kali.

Marcus mengaku pergantian raket tersebut dilakukan karena udara dingin di Inggris sehingga membuat senar raket mudah longgar. Ditambah lagi, beban shuttlecock yang berat juga mengurangi kualitas senar raket.

"Salah satu penyebabnya adalah udara di sana dingin. Jadi membuat senar raket mudah longgar. Shuttlecock-nya juga berat. Jadi kami pun masing-masing mengganti raket sampai dua kali," ujar Marcus.

Setelah menjuarai All England, Marcus dan Kevin akan melanjutkan pertarungan mereka di India Open 2017. Turnamen tersebut akan digelar pada 28 Maret hingga 2 April. 


Video: Mclaren Klaim Bisa Juara Jika Pakai Mesin Mercedes

 


(ACF)