Susi Susanti Puas dengan Pencapaian di Korea Open Dan Japan Open

Kautsar Halim    •    25 September 2017 00:29 WIB
bulu tangkis
Susi Susanti Puas dengan Pencapaian di Korea Open Dan Japan Open
Susi Susanti.

Metrotvnews.com, Jakarta: Rangkaian pertandingan Korea Open Super Series dan Japan Open Super Series 2017 baru saja usai. Indonesia berhasil membawa dua gelar dari Korea dan satu gelar dari Jepang. Menanggapi hasil dua kejuaraan tersebut, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti memberikan apresiasi dan evaluasi terhadap wakil Indonesia yang tampil.

Menurut Susi, pencapaian di Korea Open dan Japan Open sudah sesuai target. Ia puas dengan perjuangan para pebulu tangkis Indonesia dan berharap tren positif itu bisa memicu prestasi yang lebih baik lagi untuk event selanjutnya.

“Untuk Korea dan Japan Open pencapaian kita sudah sesuai bahkan melebihi target. Khususnya untuk Korea Open, kita melihat para pemain tunggal putra tampil cemerlang hingga membuat all Indonesia di final," ujar Susi dalam rilis Humas PBSI yang diterima Metrotvnews.com. 

"Semoga ini menjadi awal yang baik buat untuk menambah semangat atlet-atlet lain, khususnya sektor tunggal agar bisa berprestasi lebih baik lagi di kejuaraan lainnya,” tambahnya.
 

Klik: Kevin/Marcus Belum Puas dengan Gelar Juara di Jepang

 
Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto sukses menjuarai Korea Open usai mengalahkan wakil Tiongkok Wang Yilyu/Huang Dongping. Kemenangan itu mereka raih setelah bermain dalam dua game langsung, 21-17 dan 21-18. 

Tren positif Praveen/Debby di Korea Open diikuti juga oleh Anthony Sinisuka Ginting yang tampil di nomor tunggal putra. Ia keluar sebagai juara setelah bertanding dengan dengan Jonatan Christie yang sama-sama berasal dari pelatnas.

Adanya 'duel saudara' itu bisa dibilang prestasi langka dari nomor tunggal putra karena terakhir kali terukir pada 2008 silam. Saat itu, adalah Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso yang saling bertanding di final Indonesia Open Super Series.

“Pencapaian Jonatan menjuarai SEA Games dan Anthony yang beberapa kali mengalahkan pemain dunia telah berhasil meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk berprestasi maksimal,” kata Susy menanggapi pencapaian sektor tunggal putra.
 

Klik: Klasemen Para Pembalap Usai MotoGP Aragon

 
Pasangan ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon memang hanya menjadi runner up ketika melakoni Korea Open. Namun beberapa hari kemudian, keduanya langsung bangkit  hingga akhirnya mampu menjuarai Japan Open. 

Gelar di Japan Open sangat spesial karena wakil Indonesia lainnya sudah gugur saat semifinal. Selain itu, Kevin/Marcus juga berhasil menaklukkan Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark) yang sebelumnya menggagalkan langkah mereka untuk menjuarai Korea Open.  
 
“Saya melihat Kevin/Gideon belajar banyak dari kekalahannya kemarin di Korea Open. Mereka terlihat lebih tenang dan tidak terburu-buru ketika berusaha mengubah permainan,” pungkas Susy.

Selanjutnya Kevin/Marcus dan para pebulu tangkis Indonesia lainnya akan dipersiapkan untuk melakoni dua event besar di Eropa, yakni Denmark Open Super Series Premier dan French Open Super Series 2017.




(KAU)