Badminton Asia Team Championships

Sempat Tertinggal, Tim Putri Indonesia Singkirkan India

A. Firdaus    •    09 Februari 2018 10:52 WIB
bulu tangkis
Sempat Tertinggal, Tim Putri Indonesia Singkirkan India
Greysia Polii/Apriyani Rahayu menjadi awal kebangkitan Indonesia atas India (Foto: PBSI)

Alor Setar: Sempat tertinggal, tim putri Indonesia akhirnya sukses menyingkirkan India pada perempat final Badminton Asia Team Championships (BATC) 2018. Hanna Ramadini cs menang dengan skor 3-1, Jumat 8 Februari.

Laga pertama Indonesia menurunkan Fitriani untuk meladeni Pusarla Sindhu. Tapi, ia gagal memenangkan laga setelah takluk 13-21 22-24 atas peringkat tiga dunia tersebut.

Menanggapi hasil tersebut, Fitri mengaku bermain di bawah tekanan Sindhu pada game pertama, sehingga berdampak pada dirinya yang banyak melakukan kesalahan sendiri.

Klik di sini: Atap Bocor, Pertandingan Pacers kontra Pelicans Ditunda

"Pada game pertama saya coba balik menekan lawan, tetapi banyak pukulan saya yang keluar. Pertahanan saya juga masih kurang rapat, saya sering salah mengarahkan bola," kata Fitri dari rilis yang diterima dari PBSI.

"Waktu game kedua itu memang saya sudah memimpin, tapi saya terpancing ikut dalam permainan Sindhu yang menyerang," tambah Fitri.

Pada laga kedua, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan setelah ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu menundukkan Ashwini Ponnappa/Sikki Reddy 21-5, 21-16.

Klik di sini: Tim Voli Indonesia Siapkan Program Baru untuk Antisipasi Cedera

Hanna Ramadini berhasil membuat tim putri Indonesia berbalik unggul 2-1. Hanna mampu mengalahkan Sri Krishna Priya Kudaravalli, dengan skor 21-8, 21-15. Ini merupakan kemenangan kedua Hanna atas Kudaravalli. Selain itu, hasil positif yang dilakukan Greysia/Apriyani juga menambah motivasi Hanna.

"Saya sudah pernah ketemu lawan, jadi saya sudah tahu permainan dia seperti apa dan rasanya jadi percaya diri saja," ujar Hanna yang sempat mengalahkan Kudaravalli pada India Terbuka tahun lalu.

"Pada game pertama saya memang bermain tenang, namun pada game kedua maunya buru-buru selesai. Jadi saya banyak mati-mati sendiri," tambah Hanna.

Indonesia akhirnya memastikan diri lolos ke semifinal, setelah ganda putri Anggia Sitta/Ni Ketut Mahadewi menang atas Sanyogita Ghorpade/Pusarla Sindhu dengan 21-9 21-18.

Dengan skor 3-1, maka satu partai lagi antara Gregoria Mariska Tunjung yang menghadapi Rutaparna Panda tak perlu dimainkan.

Sementara itu pada semifinal nanti, para Srikandi Indonesia akan menantang Jepang. Lolos ke semifinal, Negeri Matahari Terbit itu sukses menyingkirkan Taiwan dengan skor meyakinkan, 3-0.

Hasil lengkap perempat final Indonesia vs India:
-Fitriani vs Pusarla V Sindhu 13-21, 22-24
-Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Ashwini Ponnappa/Sikki N Reddy 21-5, 21-16
-Hanna Ramadini vs Sri Krishna Priya Kudaravalli 21-8 21-15
-Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani vs Sanyogita Ghorpade/Pusarla V Sindhu 21-9, 21-18
-Gregoria Mariska Tunjung vs Rutaparna Panda tidak dimainkan

Menpora Ingin Test Event Jadi Bahan Evaluasi INASGOC



(FIR)