Ini Pertarungan Tersulit Marcus/Kevin di All England 2017

Rendy Renuki H    •    15 Maret 2017 11:39 WIB
all england 2017
Ini Pertarungan Tersulit Marcus/Kevin di All England 2017
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya saat disambut Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi dan jajaran pengurus Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PBSI)

Metrotvnews.com, Tangerang: Juara ganda putra All England 2017, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya mengaku tak kesulitan ketika tampil di laga final. Justru, keduanya kompak menyebut laga melawan ganda Denmark, Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding di semifinal sebagai pertarungan paling sulit.

Marcus/Kevin mengaku sempat goyah usai takluk pada game pertama dengan skor 19-21. Namun, ganda putra Indonesia itu kembali bangkit dan menemukan ritme permainan pada game kedua dan ketiga sehingga menang 21-13 dan 21-17.

Baca juga: Sean Gelael Menembus Posisi Sembilan saat Tes Sore Hari Kedua

"Pertandingan terberat waktu semifinal. Tapi kami bertahan. Tidak mau menyerah walau hampir kalah," ujar Kevin saat disambut Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi dan jajaran pengurus Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (14/3/2017).

"Ya, semifinal lebih sulit. Mental kami sempat jatuh pada game pertama. Kami tertekan. Beruntung kami bisa bangkit pada game kedua dan ketiga," timpal Marcus.

Baca juga: Terselip Kekhawatiran di Hati Valentino Rossi

Marcus/Kevin merebut gelar All England setelah mengalahkan pasangan Tiongkok Li Junhui/Liu Yuchen di final, Senin 13 Maret. Marcus/Kevin menang dua game langsung dengan skor 21-19 dan 21-14.

Ini menjadi gelar pertama keduanya di All England. Total, mereka sudah mengoleksi empat gelar superseries. Selain All England, keduanya juga menjadi juara di Tiongkok Terbuka 2016, India Terbuka 2016, dan Australia Terbuka 2016.

 


(HIL)