French Open Super Series 2017

Laju Anthony Ginting Dihentikan Wakil Jepang

Alfa Mandalika    •    28 Oktober 2017 12:35 WIB
bulu tangkis
Laju Anthony Ginting Dihentikan Wakil Jepang
Anthony Sinisuka Ginting. (Foto: Badmintonindonesia)

Metrotvnews.com, Paris: Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting tak dapat memanfaatkan keunggulannya tersebut atas Kenta Nishimoto. Dalam laga perempat final French Open Super Series 2017 yang berlangsung dini hari waktu Paris, Anthony harus merelakan tiket semifinal kepada pemain asal Jepang itu dengan skor 21-14, 10-21, 14-21.
 
Pada game ketiga, Anthony sebenarnya sudah memimpin jauh 10-4, namun perlahan Nishimoto mulai menyusul dan mendekat 9-10. Nishimoto yang pada babak pertama menyingkirkan Lee Chong Wei ini memang tengah percaya diri. Ia akhirnya mampu mengendalikan permainan dan membalikkan keunggulan.
 
Pada pertemuan sebelumnya di Korea Open Super Series 2017, Anthony menang dua game langsung atas Nishimoto dengan skor 21-19, 21-13.
 
“Bedanya kali ini pukulan lawan lebih bervariasi, waktu di Korea hanya cepat-cepat saja. Di game pertama, dia bermain cepat dan saya cocok dengan pola ini. Waktu di game kedua, dia memperlambat tempo, begitu juga di akhir game ketiga,” ungkap Anthony seperti dikutip Badmintondindonesia.org, Sabtu (28/10/2017).
 

Baca: Bekap Ganda Jepang, Greysia/Apriyani Melaju ke Semifinal


Dalam laga yang berlangsung selama 66 menit tersebut, pertandingan sempat dihentikan beberapa kali karena Anthony meminta pertolongan dokter. Jari kelingking kanannya yang lecet, terus mengeluarkan darah hingga lapangan beberapa kali harus dibersihkan, dari game pertama hingga game ketiga.
 
“Sebetulnya lecetnya ini terjadi di Denmark Open. Hanya lecet biasa kok, tidak apa-apa. Karena belum kering sepenuhnya, jadi kalau jatuh, kalau lagi defense, darahnya menetes,” tambah Anthony sambil menunjukkan jarinya yang dibalut plester.
 
Ia menuturkan kalau dirinya tak puas dengan penampilan di tur Eropa di Denmark dan Perancis. Di Denmark, Anthony dihentikan unggulan pertama, Son Wan Ho (Korea), pada babak pertama.
 
“Saya masih sering melakukan kesalahan-kesalahan sendiri, pengembalian yang nggak seharusnya mati malah mati. Saya juga harus bisa memanfaatkan kesempatan di saat unggul, begitu juga kalau dapat hasil undian yang cukup menguntungkan. Tidak berpikir jauh kesana sih, tetapi kan sayang juga,” bebernya.
 
Dengan hasil ini, maka Indonesia menyisakan dua wakilnya di semifinal lewat pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Greysia Polii/Apriyani Rahayu.
 
Video: Debut Pembalap Muda Indonesia di Moto2


(ASM)