Bulu Tangkis Indonesia

Greysia/Apriyani Ditantang Raih Gelar All England dan Asian Games 2018

Krisna Octavianus    •    26 November 2017 22:14 WIB
bulu tangkis
Greysia/Apriyani Ditantang Raih Gelar All England dan Asian Games 2018
Greysia Polii/Apriyani Rahayu dipersiapkan untuk meraih gelar All England dan Asian Games tahun depan. (Foto: PBSI)

Kowloon: Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil mencuri perhatian sejak diduetkan enam bulan lalu. Kini, mereka ditantang untuk meraih gelar All England dan Asian Games 2018.

Pertama kali turun di Piala Sudirman 2017, Greysia/Apriyani sudah mengantongi dua gelar tahun ini. Mereka berhasil juara di ajang Thailand Open Grand Prix Gold 2017 dan Prancis Open Super Series 2017. Terakhir di Hong Kong Open Super Series 2017, Minggu 26 November sore WIB, keduanya keluar sebagai runner-up.

Di Hong Kong Open, Greysia/Apriyani kalah dari unggulan satu asal Tiongkok, Chen Qingchen/Jia Yifan, dengan skor 21-14, 16-21 dan 15-21 di final. Greysia/Apriyani menaklukkan game pertama dengan keunggulan sejak awal pertandingan. 

Namun, pada game kedua dan ketiga, Greysia tak bisa lepas dari tekanan Chen/Jia dan akhirnya harus mengakui keunggulan pasangan Tiongkok tersebut. Menurut pelatih kepala ganda putri PBSI, Eng Hian, anak asuhnya secara fisik dan fokus menurun.

"Di pertandingan hari ini cukup kelihatan kualitas daya tahan fokus mereka menurun. Kualitas pukulan tidak sejalan dengan apa yg mereka perkirakan. Tapi saya cukup memahami kondisi ini dengan melihat pertandingan-pertandingan yang mereka lalui dari babak kedua sampai semifinal kemarin. Sangat menguras pikiran dan mental. Ini akan jadi pengalaman dan evaluasi buat mereka berdua terutama untuk Apriyani untuk menghadapi turnamen-turnamen yang ditargetkan di tahun depan," kata Eng Hian, pelatih ganda putri, kepada badmintonindonesia.org.

Greysia/Apriyani dan Chen/Jia sebelumnya pernah satu kali berhadapan pada semifinal Prancis Open 2017. Greysia/Apriyani menang 21-5 dan 21-10 dari Chen/Jia. Pada turnamen itu pula, Greysia/Apriyani merebut gelar super series pertamanya sebagai pasangan.

"Pola serangan mereka (Chen Qingchen/Jia Yifan) berubah dan yang pasti performa mereka hari ini juga cukup clear di set kedua dan ketiga,” ujar Eng Hian mengomentari penampilan lawan.

Ditanya mengenai target untuk Greysia/Apriyani pada 2018, Eng Hian dengan pasti menyebutkan dua agenda besar yang akan dihadapkan kepada pasangan senior-junior itu. All England 2018 dan Asian Games 2018 menjadi dua fokus yang akan dipersiapkan Eng Hian untuk anak didiknya tersebut.

"Target tahun depan tentunya akan semakin meningkat dibanding tahun ini. Tahun ini targetnya untuk mendapatkan pola main dan meningkatkan performa Greysia/Apriyani. Tapi dengan hasil yang diperoleh sampai turnamen terakhir ini, tentunya untuk tahun depan targetnya menjadi pencapaian prestasi. Target turnamen terdekat ada All England 2018 dan target utama adalah Asian Games 2018,” jelas Eng Hian.

 


(KRS)