Pengaturan Skor Bulu Tangkis

Dua Pebulu Tangkis Malaysia Jalani Sidang Pengaturan Skor di Singapura

Gregah Nurikhsani Estuning    •    26 Februari 2018 10:47 WIB
bulu tangkis
Dua Pebulu Tangkis Malaysia Jalani Sidang Pengaturan Skor di Singapura
Tan Chun Seang. (Foto: M. Azhar Arif/The Star)

Petaling Jaya: Zulfadli Zulkiffli dan Tan Chun Seang, pebulu tangkis Malaysia dikabarkan berangkat ke Singapura hari ini. Keduanya dijadwalkan melakoni pemeriksaan terkait pengaturan skor.

Zulfadli, mantan juara dunia junior, dan Chun Seang tidak datang seorang diri. Mereka ditemani oleh pengacara selama dua hari di Hotel Jen Tanglin di Orchard Road.

Sidang hari ini akan akan dihadiri pula oleh tiga anggota Federasi Badminton Dunia (BWF). Pada akhir Desember tahun lalu, BWF sudah menginformasikan Asosiasi Badminton Malaysia (BAM) bahwa Zufadli dan Chun Seang dilarang tampil bertanding dalam ajang apapun.

Sebelumnya, Presiden BAM, Datuk Seri Norza Zakaria telah mengonfirmasi bahwa dua pemain tersebut telah diberikan sanksi. Namun, pihak BAM menyatakan jika Zulfadli dan Chun Seang bukanlah pebulu tangkis yang berada di bawah asosiasi mereka.

Klik: Norwegia Juara Umum Olimpiade Musim Dingin 2018

Pada sidang pemeriksaan nanti, kedua atlet tersebut akan dimintai keterangannya mengenai aktivitas pengaturan skor yang marak terjadi dalam beberapa tahun belakangan. Terakhir kali, Zulfadli absen bermain pasca kekalahan 22-24, 19-21 oleh Leong Jun Hao dalam Turnamen Thailand Masters Januari kemarin.

Nama Zulfadli sempat mencuat pada 2011 silam, di mana ia menjuarai turnamen junior dunia usai mengalahkan Viktor Axelsen. Masih di tahun yang sama, ia juga sukses mengangkat trofi Asian Junior.

Sementara itu, Chung Seang, meski memiliki tren negatif di dunia bulu tangkis Malaysia, prestasinya cukup apik. Tahun 2010, atlet berusia 31 tahun itu merupakan anggota tim Malaysia pada Piala Thomas tahun 2010.

Tahun 2011, Chung Seang memutuskan berhenti membela Malaysia di ajang bulu tangkis Asia dan dilarang tampil selama dua tahun akibat tindakannya itu. Kendati begitu, ia sukses keluar sebagai juara di Peru International (2012), Tahiti International (2012), Bulgarian International (2012), dan Kanada Terbuka (2013).

Video: Norwegia Keluar sebagai Juara Umum Olimpiade Musim Dingin 2018
 


(ACF)