Indonesia Masters 2019

Kunci Kemenangan Dramatis Praveen/Melati di Babak Pertama

Kautsar Halim    •    23 Januari 2019 00:21 WIB
bulu tangkisindonesia masters
Kunci Kemenangan Dramatis Praveen/Melati di Babak Pertama
Praveen Jordan/Melati Daeva usai memenangi babak pertama Indonesia Masters 2019 (Foto: medcom,id/Kautsar Halim)

Kejar mengejar poin tak terhindarkan meskipun Praveen/Melati mampu memenangkan game pertama dengan skor 21-19. Sempat kalah di game kedua, Praveen/Melati bangkit dan memenangi game ketiga untuk kemudian mengamankan tiket ke babak dua Indonesia Masters 2019.

Jakarta: Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, sudah bertemu lawan berat pada babak pertama Indonesia Masters 2019, Selasa 22 Januari. Beruntung, keduanya bisa menang meski jalannya laga berlangsung dramatis.

Adalah He Jiting/Du Yue asal Tiongkok yang menjadi lawan Praveen/Melati di babak pertama. Mereka sedang bertengger di ranking 12 dunia atau unggul dua strip dari peringkat yang diduduki Praveen/Melati.

Kejar mengejar poin tak terhindarkan meskipun Praveen/Melati mampu memenangkan game pertama dengan skor 21-19. He Du sempat membalikkan keadaan saat menang game kedua dengan skor 21-23. Namun, Praveen/Melati bisa membalasnya dengan memenangkan game ketiga dengan skor yang sama, 23-21.
 

Baca: 4 Ganda Campuran Indonesia Melaju ke Babak 16 Besar


Saking alotnya perlawanan He/Du, Praveen/Melati baru bisa menutup laga dalam durasi 1 jam 8 menit. Mereka bersyukur bisa menang karena memang unggul secara head to head dalam pertemuan sebelumnya.

"Pertandingan tadi lumayan menguras tenaga. Lawan dari Tiongkok memang tidak ada yang gampang. Kami harus fokus terus sepanjang laga," kata Praveen seusai laga.

Ketika ditanya soal kunci kemenangan, Praveen menekankan ke sektor komunikasi. Dia tidak mau memberitahu lebih detail soal strategi karena takut terbaca oleh lawan selanjutnya.

"Intinya sih komunikasi. Jadi kalau salah satu ada yang bikin salah, komunikasi kami harus bagus dan saling dukung juga. Strategi khusus ketika deuce juga tak lepas dari komunikasi," ujar Praveen.

"Jadi, kalau misalnya saya servis atau terima servis sudah ngomong lebih dulu ingin melakukan apa kepada Meli. Kalau yang lainnya tentu rahasia. Tidak boleh dikasih tahu," tambahnya.
 

Ditantang Ganda Campuran Terbaik Dunia pada Babak Kedua


Selanjutnya pada babak kedua, Rabu 23 Januari, Praveen/Melati akan bentrok dengan Zheng Siwei/Huang Yaqiong yang juga berasal dari Tiongkok. Laga ini bisa dibilang tantangan paling berat bagi Praveen/Melati karena Zheng/Huang berstatus sebagai ganda campuran terbaik dunia.

"Pokoknya main semaksimal mungkin dulu dan kerahkan semua kemampuan yang kami punya. Selebihnya, tidak mau memikirkan hasil pertandingan," kata Melati.

"Terakhir bertemu di Denmark dan kami kalah cukup jauh dari mereka (Zheng/Huang). Jadi, pertandingan besok menjadi misi revans juga meskipun kami tidak berharap muluk-muluk. Pokoknya, bisa menerapkan permainan ketika latihan dengan baik saja," tambah Praveen.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Joko Driyono Pastikan Liga 1 Bergulir Mei 2019



(ACF)