Jelang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2018

Alasan PBSI Turunkan Pemain Muda di Kejuaraan Dunia

Rendy Renuki H    •    27 Juli 2018 10:16 WIB
bulu tangkis
Alasan PBSI Turunkan Pemain Muda di Kejuaraan Dunia
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanty dan Sekretaris Jenderal PBSI, Achmad Budiharto bersama skuat Indonesia untuk Kejuaraan Dunia (Foto: Rendy Renuki/Medcom.id)

Jakarta: Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PBSI) memutuskan menurunkan para pemain muda di Kejuaraan Dunia yang digelar 30 Juli-5 Agustus di Nanjing, Tiongkok. Dari 29 atlet yang diberangkatkan, hanya nama Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang menonjol.

Sisanya, para pemain senior macam Tontowi Ahmad/Lilinaya Natsir tak ikut diberangkatkan ke Tiongkok. PBSI memilih mengandalkan para pemain yang rata-rata baru menjalani debut di Kejuaraan Dunia.

Bukan tanpa alasan PBSI mempercayakan para pebulu tangkis mudanya. Sekretaris PBSI Achmad Budiharto menyebut keputusan itu merupakan upaya dari proses regenerasi.

"Proses regenerasi itu harus terjadi. Menurut kami itu suatu hal yang positif," tegas Budi di Pelatnas PBSI, Kamis (26/7) lalu.

Baca: Target Indonesia di Kejuaraan Bulu Tangkis Dunia


Uniknya, PBSI bahkan sudah mempercayai pasangan ganda putri junior Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti turun di Kejuaraan Dunia 2018. Mereka menjadi pemain termuda yang sama-sama baru berusia 18 tahun dan masih bermain di level Kejuaraan Dunia Junior dan Kejuaraan Asia Junior 2018.

"Kami menilai dari hasil Indonesia Open kemarin, Agatha/Fadia bisa memberikan perlawanan dari pasangan terkuat dunia. Ini menjadi pertimbangan bahwa mereka sudah waktunya merasakan turnamen di level yang lebih tinggi," tutup Budi.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Richard Sambera Bawa Obor Asian Games Berenang di Raja Ampat


(ASM)