Indonesia Open 2018

Gelar Juara Indonesia Open tak Menjamin Kepuasan Tai Tzu Ying

Kautsar Halim    •    08 Juli 2018 21:03 WIB
bulu tangkisindonesia open
Gelar Juara Indonesia Open tak Menjamin Kepuasan Tai Tzu Ying
Tai Tzu Ying (Foto: Medcom.id/Kautsar)

Jakarta: Pebulu tangkis tunggal putri Taiwan, Tai Tzu Ying, memang berhasil menjuarai Indonesia Open 2018. Akan tetapi, dia mengaku belum puas dengan penampilannya di final.

Tzu Ying memastikan gelar juara Indonesia Open 2018 setelah menaklukkan wakil Tiongkok, Chen Yufei di final, Minggu 8 Juli. Saat itu, dia harus bertanding selama tiga game dengan skor kemenangan, 21-23, 21-15, dan 21-9.

Yufei berhasil merepotkan Tzu Ying dengan merebut game pertama terlebih dahulu. Akan tetapi, Tzu Ying mampu bangkit pada dua game selanjutnya setelah mendengarkan namanya diteriakkan para fans bulu tangkis Indonesia yang memadati Istora Senayan, Jakarta.

"Saya kurang puas dengan penampilan hari ini karena banyak melakukan kesalahan. Tapi, saya senang karena banyak fans Indonesia yang mendukung saya," ujar Tzu Ying dalam jumpa pers seusai laga

"Di game kedua, saya sempat bermain terlalu buru-buru. Namun saat itu, saya mengatakan pada diri sendiri bahwa harus menang," tambahnya.

Kemenangan di final Indonesia Open 2018 merupakan gelar juara Tzu Ying yang kelima pada tahun ini. Prestasinya yang kian menanjak membuat Tzu Ying tak tergoyahkan sebagai tunggal putri nomor wahid di dunia versi ranking BWF.

"Saya hanya berusaha enjoy dalam tiap pertandingan. Saya tidak suka memberi tekanan kepada diri sendiri harus menang. Tapi, saya harus melakukan yang terbaik saat masuk ke lapangan," tutup Tzu Ying.

Sementara itu, Chen mengaku dia gagal merebut gelar juara karena kalah dalam segi kecepatan dengan Tzu Ying. Ia juga mengklaim kekalahan ini akan membuatnya latihan lebih giat lagi agar tidak mudah melakukan kesalahan sendiri saat bertanding.

"Tai Tzu Ying tampil lebih cepat, jadi saya agak tertekan. Saya sudah sering kalah dari Tzu Ying dan permasalahannya berasal dari diri sendiri. Saya harus membuat diri ini menjadi lebih kuat lagi," kata Chen.

 


(KRS)