Asian Games 2018

Cara PBSI Menyikapi Euforia Suporter terhadap Tim Bulu Tangkis Indonesia

A. Firdaus    •    05 September 2018 19:36 WIB
bulu tangkisasian games 2018
Cara PBSI Menyikapi Euforia Suporter terhadap Tim Bulu Tangkis Indonesia
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti. (Foto: ADAM DWI/MI)

Jakarta: Euforia suporter terhadap para pemain bulu tangkis Indonesia yang berhasil meraih prestasi di Asian Games 2018 belum memudar. Terkini para pencinta bulu tangkis memburu atlet-atlet idola mereka di salah satu gerai makanan cepat saji.

Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Kevin Sanjaya, dan Marcus Fernaldi serta beberapa atlet bulu tangkis lainnya mendapat sambutan luar biasa dari para suporter. Tak hanya berteriak riuh dan bertepuk tangan, fans yang histeris juga berebut untuk foto bersama para pebulutangkis favorit mereka. 

"Memang antusiasnya terlihat sekali ya, tadi saya sampai ingatkan lagi untuk tolong jaga anak-anak karena mereka kan tanggung jawab saya. Pihak tempat makan itu bilang padahal ini baru diinfokan tadi pagi. Mereka juga tidak bisa menutup gerai ini, jadi memang tetap buka untuk umum meskipun ada acara ini," ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti.

Meski euforia masyarakat Indonesia akan prestasi tim bulutangkis masih terasa, Susy juga harus harus tetap menjaga kondisi para atletnya. Sebab para pebulu tangkis tengah dalam program persiapan jelang kejuaraan Japan Open 2018.

"Kami sudah mengantisipasi padatnya acara seperti ini, karena euforia masyarakat akan Asian Games begitu luar biasa. Kami memberi kesempatan ini karena kami memahami bahwa jerih payah atlet begitu dihargai, kami juga senang melihat masyarakat yang begitu mendukung bulutangkis," sambung Susy.

"Jadi sekarang persiapkan diri sebaik mungkin dan berharap yang terbaik saja, pokoknya jangan sampai sakit. Saya tidak mau mereka ada beban, yang penting main maksimal dulu," tuturnya.

Seperti diketahui, para pebulu tangkis andalan Indonesia bakal bertarung pada Japan Opent pada 11 hingga 16 September mendatang di Tokyo.

Mengenal Hariyanto Suporter Setia Bulu Tangkis Indonesia



(FIR)