Jelang Japan Open 2018

Tontowi/Liliyana Batal Tampil di Japan Open 2018

Abdul Halim Ahmad, A. Firdaus    •    08 September 2018 22:12 WIB
bulu tangkis
Tontowi/Liliyana Batal Tampil di Japan Open 2018
Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir (Foto: Humas PBSI)

Jakarta: Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir batal tampil di turnamen Japan Open 2018 BWF World Tour Super 750, pekan depan. Kabar tersebut terlontar dari pelatih ganda campuran PBSI, Richard Mainaky.

Japan Open 2018 BWF World Tour Super 750 akan dilangsungkan pada 11-16 September 2018 di Musashino Forest Sport Plaza. Menurut Richard, kondisi Liliyana tak seratus persen fit untuk bertanding di Tokyo. Sehingga ia memutuskan untuk mengistirahatkan pasangan rangking tiga dunia tersebut.

"Butet (Liliyana) saat ini tidak dalam kondisi fit untuk bertanding. Tapi bukan cedera kok, kondisi lututnya tidak apa-apa. Dia sedang tidak enak badan, badannya panas," kata Richard kepada Badmintonindonesia.org.

Meski begitu, Richard memperkirakan kondisi Tontowi/Liliyana akan pulih sebelum gelaran China Open 2018 BWF World Tour Super 1000, yang akan dilangsungkan setelah Japan Open 2018. Hingga saat ini, Richard masih optimis keduanya tetap bisa berlaga di China Open.

"Saya rasa mereka bisa bertanding di China Open 2018, mudah-mudahan recovery dan persiapannya bisa kami maksimalkan," tambah Richard.

Untuk menghindari denda dari BWF (Badminton World Federation), Tontowi akan tetap bertolak ke Tokyo pada Jumat 14 September demi memenuhi persyaratan. Berdasarkan regulasi federasi bulutangkis dunia, pemain rangking 10 besar dunia wajib untuk bertanding di turnamen level Super 750 dan level Super 1000. Kecuali jika sedang cedera atau sakit. Oleh karenanya, Tontowi tetap harus hadir.

Dengan batal tampilnya Tontowi/Liliyana, maka sektor ganda campuran Indonesia di Japan Open 2018 akan diwakilkan oleh tiga pasangan. Mereka adalah Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto.

Setelah Raih Emas Asian Games, Eko Yuli Cari Tiket ke Tokyo



(FIR)