Japan Open Super Series 2017

Hikmah di Balik Kekalahan Lee Chong Wei atas Axelsen

Kautsar Halim    •    25 September 2017 14:18 WIB
bulu tangkis
Hikmah di Balik Kekalahan Lee Chong Wei  atas Axelsen
Lee Chong Wei. (AFP PHOTO / TOSHIFUMI KITAMURA)

Metrotvnews.com, Tokyo: Lee Chong Wei hampir saja mengamankan gelar ketujuhnya di ajang Japan Open Super Serier 2017. Sayang, asa itu pupus usai dibekap pebulu tangkis muda asal Denmark Viktor Axelsen ketika keduanya melakoni fase final, Minggu 24 September.

Chong Wei yang berstatus sebagai mantan tunggal putra terbaik dunia dikalahkan Axelsen dengan skor, 21-14, 19-21 dan 21-14. Jalannya laga tetap berlangsung sengit, meskipun Axelsen sukses mendominasi game pertama dan ketiga.

Kendati masih berusia 23 tahun, kemampuan Axelsen memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Terlebih lagi, ia juga berhasil menyabet gelar di Kejuaraan Dunia yang berlangsung di Glasgow pada bulan lalu.

"Setelah menjadi juara dunia, kita bisa lihat Axelsen tampil lebih percaya diri dalam pertandingan tadi," ujar Chong Wei mengomentari pertandingan dengan Axelsen.


Klik: Hamilton Bersyukur atas Keteledoran Vettel


Jika Axelsen menjadi yang terbaik di ajang Kejuaraan Dunia, Chong Wei malah harus terhempas sejak babak pertama. Atas dasar itu, Chong Wei pun mengaku tidak terlalu kecewa dengan kegagalannya di final Japan Open Super Series.

"Meski begitu, saya tetap bahagia dengan penampilan tadi. Bisa lolos hingga final ajang Super Series, sudah lebih baik ketimbang hasil di Glasgow," kata Chong Wei.

"Saya tidak mengira ini terjadi. Namun yang terpenting, kepercayaan diri saya seakan mulai membaik setelah turnamen ini," tambahnya.


Klik: Hamilton Enggan Mengejar Rekor Juara Schumacher


Selanjutnya, Chong Wei masih punya waktu dua sampai tiga minggu lagi untuk menyambut Denmark Open yang berlangsung pada 17 - 22 Oktober dan French Open pada 24 - 29 Oktober. Pencapaian di Japan Open merupakan final ke-100 Chong Wei di sepanjang karier.

Japan Open juga bukan turnamen yang asing bagi Chong Wei. Ia sudah pernah menjuarainya sebanyak enam kali, yakni pada 2007, 2010, 2012, 2013, 2014 dan 2016. (themalaymailonline.com)

 


(ASM)