Australia Open Super Series 2017

Tontowi/Liliyana akan Selektif Pilih Turnamen

Krisna Octavianus    •    24 Juni 2017 13:51 WIB
bulu tangkis
Tontowi/Liliyana akan Selektif Pilih Turnamen
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Foto: MI/ROMMY PUJIANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menyadari kondisi mereka sudah tak seperti dulu lagi. Pasangan asuhan pelatih Richard Mainaky ini mengaku akan selektif dalam memilih turnamen.

Pasangan ini telah meraih impian terbesarnya dengan meraih medali emas di Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Tahun lalu, Liliyana mengalami cedera lutut kanan yang mulai dirasakannya saat mengikuti kejuaraan China Open Super Series Premier 2016. 

BACA: Timberwolves Ingin Boyong Bintang Chicago Bulls

Di tengah cederanya tersebut, Liliyana masih bisa menjadi juara. Bahkan pekan selanjutnya, ia dan Tontowi juga naik podium juara di Hong Kong Open Super Series 2016. Setelahnya, Liliyana fokus pada pemulihan cederanya dan absen di sejumlah pertandingan.

Tontowi/Liliyana kemudian berhasil meraih gelar juara di kandang sendiri dalam ajang BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017. Usai merebut gelar juara, Tontowi/Liliyana keesokan harinya langsung terbang ke Sydney untuk mengikuti Australia Open Super Series 2017. 

Namun, penampilan pasangan yang akrab dipanggil Owi/Butet ini di Australia Open tidak maksimal. Keduanya terhenti di babak pertama dari pasangan Tan Kian Meng/Lai Pei Jing (Malaysia), dengan skor 17-21, 16-21. 

Padahal, di Indonesia Open, Tontowi/Liliyana mengalahkan Tan/Lai dalam dua game langsung, 21-18, 21-16. Tontowi/Liliyana tak memungkiri jika kurangnya waktu recovery menjadikan kondisi tubuh mereka belum kembali pulih.

"Saya dan Tontowi mau berdiskusi lagi dengan pelatih mengenai rencana pertandingan ke depannya. Kami mau lebih selektif memilih pertandingan. Jika pada pertandingannya dari babak awal sampai akhir sangat menguras fisik dan stamina, maka kami akan mempertimbangkan untuk ikut di pertandingan setelahnya," kata Liliyana kepada Badmintonindonesia.org.

"Pertimbangannya, apakah kami bisa tampil maksimal atau tidak di turnamen setelahnya itu? Kalau tidak memungkinkan ya mending tidak usah ikut. Kami sadar usia kami tak muda lagi, kami harus bisa melihat situasi untuk tetap menjaga kondisi tubuh kami," tambahnya.

Rencana Tontowi/Liliyana didukung penuh oleh pelatih Vita Marissa. Mereka akan duduk bersama untuk membahas kembali jadwal pertandingan selanjutnya.

"Sekarang ini kami memang harus melihat kondisi dan situasi. Dengan keadaan Tontowi/Liliyana seperti ini, semua bisa berpengaruh. Kemarin kan Liliyana masih dalam masa pemulihan, persiapan Tontowi pun belum full karena baru pulang dari Piala Sudirman," jelas Vita yang mendampingi Tontowi/Liliyana di Australia Open Super Series 2017.

BACA: Valentino Rossi Puas dengan Kinerja Sasis Anyar

Sepulangnya dari Australia Open Super Series 2017, Tontowi/Liliyana kembali mempersiapkan diri menuju Kejuaraan Dunia 2017 yang akan berlangsung di Glasgow, Skotlandia, pada Agustus mendatang. Tontowi/Liliyana punya waktu satu bulan lebih untuk memulihkan kondisi mereka serta mengikuti program persiapan kejuaran dunia yang lebih intens.

 


(KRS)