Indonesia Open 2018

Marcus/Kevin Sebut Fajar/Rian tidak Seperti Biasanya

Kautsar Halim    •    07 Juli 2018 17:45 WIB
bulu tangkis
Marcus/Kevin Sebut Fajar/Rian tidak Seperti Biasanya
Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo. (Foto: Medcom/Kautsar)

Jakarta: Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo tidak ingin sesumbar dengan kemenangannya di semifinal Indonesia Open 2018. Menurutnya, salah satu penyebab adanya tren positif itu tak lepas dari faktor keberuntungan.  

Marcus/Kevin dipertemukan dengan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto pada fase semifinal yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta. Keduanya sama-sama ganda putra Indonesia dan sering berlatih bersama di pelatnas, Cibubur, Jakarta Timur.

Klik: Bekap Rekan Senegara, Marcus/Kevin Lolos ke Final Indonesia Open 2018

Marcus/Kevin yang juga berstatus sebagai ganda putra terbaik dunia tidak menemui kendala berarti saat menaklukkan Fajar/Rian. Mereka hanya butuh waktu 24 menit untuk menutup laga dengan skor, 21-13 dan 21-10.

"Mereka (Fajar/Alfian) mainnya enggak kaya biasanya. Kami beruntung jadi bisa lebih sering dapat poin sejak awal," ujar Marcus dalam jumpa pers seusai laga.

"Selain itu, strategi permainan kami juga langsung cocok dalam pertandingan tadi," timpal Kevin.

Klik: Lolos ke Final, Inoue/Takuto Berharap Jumpa Marcus/Kevin

Ditegaskan Marcus/Kevin, kemenangan mudah itu bukan berarti diberikan secara sengaja. Pasalnya, Fajar/Rian juga bertekad  melaju ke final.  

"Kami tetap sama-sama pengen menang dan memberikan yang terbaik," kata Marcus.

"Kami memang berteman dengan baik di luar lapangan. Tapi, tetap ingin menang juga ketika berada di dalam lapangan," timpal Kevin. 

Selanjutnya pada fase final, Marcus/Kevin akan ditantang wakil Jepang unggulan ketujuh, Takuto Inoue/Yuki Kaneko. Menanggapi itu, Kevin mengaku harus lebih fokus karena gelar juara Tanah Air punya makna yang spesial.

"Para pemain Jepang terkenal dengan dengan pertahanannya yang kuat dan kami harus tampil lebih fokus. Bisa menang di rumah sendiri sangat berarti. Apalagi, kami sempat kalah di Malaysia pada beberapa waktu lalu. Kemenangan di sini bisa menjadi momen kebangkitan bagi kami," pungkas Kevin.




(KAU)