Indonesia Masters 2018

Selangkah Lagi, Tontowi/Liliyana Rebut Gelar Indonesia Masters 2018

Kautsar Halim    •    27 Januari 2018 16:33 WIB
bulu tangkis
Selangkah Lagi, Tontowi/Liliyana Rebut Gelar Indonesia Masters 2018
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Jakarta: Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir tinggal selangkah lagi menjadi kampiun ganda campuran Indonesia Masters 2018. Tren positif itu mereka mereka raih setelah menaklukkan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti pada semifinal, Sabtu 27 Januari.

Tontowi/Liliyana tetap berjuang keras meski berhadapan dengan Praveen/Melati yang merupakan juniornya di Pelatnas. Pasalnya, laga berjalan selama 39 menit dengan skor ketat, 22-20 dan 21-17.

Berbicara seusai laga, Tontowi mengaku masih sering melakukan kesalahan sendiri dalam laga tersebut. Namun kekalahan tidak jadi diderita karena Liliyana selalu memberi masukan ketika bertanding.

“Jordan/Melati main cukup bagus, kami sudah sama-sama tahu permainan masing-masing dan saya memang sudah menyangka akan ramai. Saya akui permainan saya agak kurang keluar, mungkin karena saya takut sama Praveen," kata Tontowi dalam jumpa pers seusai laga sambil tertawa.

Klik: Chen Long Mengakui Kehebatan Anthony Ginting

"Untung ada Cik Butet (Liliyana) yang membimbing saya sepanjang pertandingan," tambahnya.

Senada dengan Tontowi, Liliyana juga mengakui kehebatan Praveen/Melati. Menurutnya, ia dan Tontowi bisa lebih unggul karena lebih kaya jam terbang. Jadi cara bermainnya pun bisa lebih tenang dan fokus ketika berada di lapangan.

"Walaupun lawan seniornya, Praveen/Melati tetap tampil bagus. Kami cukup kewalahan karena hampir kalah pada game pertama. Kami bisa memenangkan pertandingan karena tampil lebih tenang dan berpengalaman saja," kata Liliyana.

Sementara ini, Tontowi belum mendapat lawan pada final. Pasalnya, mereka masih menunggu pemenang dari laga Zheng Siwei/Huang Yaqiong (Tiongkok) kontra Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai (Malaysia).

Kemenangan pada final bakal menjadi sejarah tersendiri bagi Tontowi/Liliyana yang merupakan mantan ganda campuran terbaik dunia. Sebab, keduanya belum pernah jadi juara di Istora Gelora Bung Karno.

“Kami ingin memberikan yang terbaik dan maksimal. Mudah-mudahan sebagai tuan rumah kami dapat dukungan supporter dan bisa juara di istora yang baru ini,” pungkas Liliyana.

Video: Etape 3 Tour de Indonesia Resmi Dimulai