Victor Exist Jakarta Open Junior Internasional Championships 2017

Membaca Kekuatan Tim Bulu Tangkis Malaysia di VEJO 2017

Kautsar Halim    •    31 Juli 2017 17:59 WIB
bulu tangkis
Membaca Kekuatan Tim Bulu Tangkis Malaysia di VEJO 2017
Pelatih timnas junior Malaysia, Kwan Woke Ming. (Foto: Metrotvnews.com/Kautsar Halim)

Metrotvnews.com, Jakarta: Victor Exist Jakarta Open (VEJO) Junior Internasional Championships 2017 resmi bergulir pada hari ini, Senin 31 Juli. Perhelatannya berlangsung selama seminggu di GOR Sunter, Jakarta Utara.

Malaysia merupakan salah satu negara yang mengikuti ajang VEJO 2017. Meski diperbolehkan membawa nama klub, namun Malaysia memanfaatkan turnamen untuk mencari regenerasi tim nasionalnya. 

Kepala pelatih timnas junior Malaysia Kwan Woke Ming menjelaskan, terdapat 18 pemain muda miliknya yang bakal tampil di semua nomor. Ia mengklaim tidak mengejar target menjadi juara karena tujuan utamanya adalah mengasah kemampuan.

"Kami hanya ingin, setidaknya ada dua atau tiga pemain kami yang bisa lolos ke semifinal," kata Kwan ketika berbincang dengan Metrotvnews.com, di GOR Sunter, Jakarta Utara, Senin (31/7/2017). 

Baca: VEJO 2017 Resmi Bergulir Hari Ini


Kwan menerangkan, peta persaingan di level usia muda sulit ditebak karena kemampuan para pemain masih bisa berubah-ubah. Kendati demikian, bukan berarti tidak ada lawan tangguh yang ditakuti Malaysia. Menurutnya, Indonesia selaku tuan rumah wajib diwaspadai.

"Kompetisi junior ini cukup ketat dan sulit diprediksi para pemain masih belum matang. Tapi saya rasa Indonesia yang paling tangguh, khususnya dari klub Exist. Banyak sekali pemain hebat yang datang dari sana," papar Kwan.

Para pebulu tangkis muda Malaysia punya modal bagus ketika melakoni Asian Junior Championship (AJC) yang berlangsung di Bintaro beberapa waktu lalu. Saat itu, kata Kwan, Malaysia berhasil mencuri satu medali emas dari nomor tunggal putra dan baru gugur pada fase semifinal ketika memainkan nomor beregu. 

Namun, para pemain yang tampil di VEJO 2017 disebutkannya bukan skuat yang digunakan di event AJC. Ia mengaku sudah memulangkan skuat di AJC agar bisa fokus terhadap regenerasi pemain di negaranya.

Baca: Kata Rehan/Fadia Usai Menangi AJC 2017


"Ini adalah kesempatan pertama kami untuk tampil di VEJO 2017. Sebelumnya memang bertanding di Jaya Raya Bintaro. Tapi skuat itu sudah kami sudah pulangkan semua. Sekarang, kami mendatangkan pemain baru yang masih berusia 17 tahun dan 15 tahun ke bawah," ujar Kwan. 

Kwan juga memuji panitia penyelenggara VEJO 2017. Menurutnya, kualitas penyelenggaraan turnamen benar-benar berlevel internasional karena udara di dalam venue terasa sejuk dan penerangan di lapangan juga menyala cukup baik.

"Sebagai negara tetangga, saya rasa turnamen ini sangat baik untuk perkembangan badminton dunia," tutup Kwan.

Video: Permasalahan Klasik SEA Games



(ASM)