German Open 2018

Gugur di Perempat Final, Jonatan: Saya Sangat Kecewa!

Kautsar Halim    •    10 Maret 2018 03:41 WIB
bulu tangkis
Gugur di Perempat Final, Jonatan: Saya Sangat Kecewa!
Jonatan Christie. (Foto: Humas PBSI)

Mulheim an der Ruhr: Jonatan Christie mengaku sangat kecewa dengan kegagalannya di perempat final German Open 2018. Menurutnya, tren negatif itu terjadi karena kesalahan sendiri atau bukan disebabkan  lawannya yang tampil lebih baik.

Jonatan terhempas dari perempat final setelah dikalahkan wakil Jepang, Kenta Nishimoto. Jalannya pertandingan hanya berlangsung selama 47 menit ketika ditutup Kenta dengan skor, 21-10 dan 22-20.

Hasil tersebut sangat disayangkan terjadi karena Kenta sempat dikalahkan Jonatan lewat ajang Badminton Asia Team Championship 2018 beberapa waktu lalu. Selain itu, Kenta juga hanya pebulu tangkis yang berada di ranking 20 dunia.

“Saya kecewa, sangat-sangat kecewa. Sebetulnya dia (Nishimoto) mainnya sama dengan pertemuan sebelumnya dan enggak ada yang berubah. Bola pengembalian saya sering mati sendiri,” ujar Jonatan yang berstatus sebagai unggulan ke delapan seusai laga.


Klik: Tim Loncat Indah Indonesia Siapkan Gerakan Baru di Asian Games 2018


Jonatan sudah kesulitan sejak game pertama. Ia jarang menyalip poin dan sering membiarkan Kenta unggul dengan jarak yang cukup jauh. Perlawanan sengit sempat ditunjukkan Jonatan pada game kedua, tapi dia gagal tampil konsisten pada poin-poin akhir.

“Saya sudah coba enjoy dan anggap laga ini sebagai latihan. Selain itu, saya juga enggak sedang kepikiran apa-apa. Tapi, saat mainnya sudah enak, penempatan bola malah menyangkut, main bola silang enggak pas dan pukulan-pukulan lob juga terkesan tanggung," saya jadi serba salah," ujar Jonatan.

Meski gagal, perjalanan Jonatan tidak hanya selesai sampai di sini. Ia dan sejumlah pebulu tangkis Tanah Air lainnya langsung dihadapkan dengan agenda All England pada pekan.

“Sebetulnya permainan saya sudah oke dan pola pikirnya pun sudah bisa berubah. Hanya saja, saya harus lebih tenang lagi ketika menerapkan penerapan strategi itu," pungkas Jonatan.

Gugurnya Jonatan belum memupus harapan Indonesia untuk merebut gelar juara di nomor tunggal putra German Open 2018. Sebab, masih ada Anthony Sinisuka Ginting yang akan berhadapan dengan Shi Yuqi (Tiongkok) sesaat lagi. (RO)

 


(KAU)