BCA Indonesia Open Super Series 2017

Taufik Hidayat Angkat Bicara terkait Kekalahan Marcus/Kevin

Krisna Octavianus    •    14 Juni 2017 14:25 WIB
indonesia open super series premier 2017
Taufik Hidayat Angkat Bicara terkait Kekalahan Marcus/Kevin
Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya (kiri) dan Marcus Gideon (kanan). (Foto: Ant/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, Jakarta: Legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat menyoroti kekalahan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo pada babak pertama BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017. Ia menyarankan pemain Indonesia lainnya yang masih bertahan agar memanfaatkan turnamen ini sebaik mungkin.

Kejutan langsung muncul pada hari ketiga perhelatan Indonesia Open 2017. Ganda putra andalan Indonesia, Marcus/Kevin gugur pada babak pertama setelah kalah dari pasangan non unggulan asal Denmark, Kim Astrup/Andres Skaarup Rasmussen dua game langsung 16-21 dan 16-21.

Kekalahan ini mendapat kritik keras dari Taufik Hidayat yang kini menjadi staf khusus Kemenpora. Cedera bahu yang dialami Kevin juga dianggap Taufik seharusnya tidak jadi alasan. Ia mengatakan bahwa lebih baik beristirahat daripada bermain sambil menahan sakit.

Baca: Kejutan Berlanjut, Marcus/Kevin Langsung Gugur pada Babak Pertama


"Unggulan tidak harus juara, kan. Carolina Marin kemarin kalah, ganda putri Jepang (Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi) tadi juga kalah, kan?" ucap Taufik.

"Mereka (Kevin/Marcus) seperti tidak maksimal tadi. Saya tidak tahu apa alasananya. Pasti rata-rata alasannya angin, itu boleh saja, tapi tidak harus jadi alasan utama karena lawan pasti merasakan hal yang sama," kata Taufik.

"Kalau bahu masih bermasalah, ya lebih baik tidak usah main karena yang di lapangan harus siap main. Harusnya, alasan itu tidak usah diungkapkan ke publik. Itu cukup alasan kepada pelatih," sambungnya.

Baca: Dikalahkan Wakil Denmark, Kevin Sanjaya Mengaku Cedera Bahu


Ia juga memberikan pesan kepada para pemain Indonesia yang masih bertahan. Juara Indonesia Open enam kali itu berharap pemain lain bisa memanfaatkan turnamen ini dengan sebaik-baiknya. Apalagi, Indonesia sudah puasa gelar sejak 2013.

"Mereka lebih tahu apa yang harus dilakukan. Turnamen Indonesia Open ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, daripada harus menunggu tahun depan,  karena ini tuan rumah. Sayang kalau sampai dilewatkan," pungkasnya.

Video: Tundukkan Pasangan Korsel, Owi/Butet Melaju ke Babak Kedua
 


(ASM)