India Terbuka 2018

Kejutan, Praveen/Melati Singkirkan Peraih Perak Olimpiade 2016

A. Firdaus    •    31 Januari 2018 21:54 WIB
bulu tangkis
Kejutan, Praveen/Melati Singkirkan Peraih Perak Olimpiade 2016
Praveen Jordan dan Melati Daeva Okravianti (Foto: PBSI)

New Delhi: Duet Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti memberikan kejutan di India Terbuka 2018. Mereka yang tak diunggulkan mampu mengalahkan peraih medali perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying asal Malaysia.

Praveen/Melati sempat mengawali laga dengan baik. Tapi keunggulan mereka tak mampu dipertahankan lantaran kerap melakukan kesalahan sendiri. Kalah 12-21 di game pertama, mereka mampu bangkit pada game kedua setelah mengubah taktik.

Kemenangan pada game kedua menjadi pemicu penampilan apik mereka di game berikutnya. Alhasil pasangan Malaysia itu dibekap Praveen/Melati dengan skor 12-21, 21-15, 21-15.

"Kalau dari permainan, penampilan kami masih belum sesuai harapan. Masih ada pola yang salah, jadi harus bermain rubber game," ujar Praveen seperti rilis yang diterima dari PBSI.

Klik di sini: Dirk Nowitzki Menanti 50.000 Menit di NBA

"Saya sudah mengira kalau pertandingan akan ramai. Kami mencoba menekan lebih dulu pada game pertama dan kedua, jadi mindset lawan sepertinya agak terganggu,” sambung Praveen.
 
Lebih lanjut Praveen coba memanfaatkan kelemahan Goh yang dianggap masih trauma. Strategi itu sukses membuat duo Malaysia itu tampil kesulitan.

“Sehabis cedera, Goh pasti ada rasa trauma. Misalnya mengambil bola-bola yang sulit dijangkau. Tetapi Chan/Goh berpotensi untuk bisa bagus dan bersaing lagi,” tutur Praveen.

Sementara itu, Melati mengakui adanya perubahan strategi di game kedua dan ketiga. Mereka melakukannya sesuai apa yang diinstruksikan pelatih mereka, Vita Marissa.

Klik di sini: Rossi Berharap 8 Rider Ramaikan Gelar Juara MotoGP 2018

“Memang ada perubahan cara main di game kedua dan ketiga, seperti kata pelatih, kami harus lebih fokus ke tugas masing-masing. Ternyata pola ini berhasil dan lawan jadi kebingungan sendiri. Kami pun melanjutkan pola ini di game ketiga dan lawan semakin tidak enak mainnya,” jelas Melati usai pertandingan.

“Praveen sudah lebih sering bertemu Chan/Goh, jadi dia lebih tahu permainan lawan dibanding saya. Saya sudah antisipasi pasangan ini pasti tak mudah dihadapi walaupun baru berpasangan lagi. Buktinya mereka juara di Thailand Masters 2018,” sebut Melati.

Indonesia awalnya mengirimkan empat wakil di sektor ganda campuran. Namun pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir memutuskan mundur. Sedangkan Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja harus angkat koper lebih awal setelah dikalahkan wakil tuan rumah Pranaav Jerry Chopra/Sikki Reddy dengan skor 21-16, 17-21, 17-21.

Susy Susanti Sebut Sektor Tunggal Putri Butuh Pembenahan



(RIZ)