Bulu Tangkis Dunia

BAM Bidik Li Yongbo Pimpin Bulu Tangkis Malaysia

Krisna Octavianus    •    22 Maret 2018 11:36 WIB
bulu tangkis
BAM Bidik Li Yongbo Pimpin Bulu Tangkis Malaysia
Li Yongbo saat memamerkan medali emas di Olimpiade 2012 (Foto: AFP)

Kuala Lumpur: Presiden Asosiasi Bulu tangkis Malaysia (BAM), Datuk Seri Mohamad Norza Zakaria mengatakan mantan pelatih kepala tim bulu tangkis Tiongkok, Li Yongbo menjadi salah satu kandidat untuk mengisi posisi Direktur Teknik BAM yang ditinggalkan oleh Morten Frost.

Frost mengajukan pengunduran diri pada 11 September 2017 dengan alasan pribadi. Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi bulu tangkis Malaysia sedang buruk, meski membawa pulang dua medali perak dari Olimpiade 2016 Rio.

Posisi yang dtinggalkan Frost masih lowong. Nama Li Yongbo yang sempat menjadi pelatih kepala timnas Tiongkok selama 24 tahun itu muncul. Pria berusia 55 tahun itu diketahui sedang menganggur setelah dipecat tahun lalu.

Namun, Zakaria menjelaskan lebih lanjut bahwa setiap perubahan struktur kepelatihan di BAM hanya akan terjadi setelah putaran final Piala Thomas dan Piala Uber di Bangkok, Thailand pada bulan Mei tahun ini.

"Semuanya mungkin. Saya telah menjadi presiden BAM selama satu tahun, tetapi terus terang, pemain kami tidak menunjukkan banyak peningkatan sejak Piala Sudirman tahun lalu," kata Zakaria.

Zakaria menekankan, dia akan langsung menunjuk orang untuk posisi Direktur Teknik jika para atlet tidak menunjukkan perbaikan yang jelas selama tiga bulan dari sekarang.

"Kami akan mengevaluasi kembali struktur kepelatihan saat ini jika tidak ada tanda-tanda perbaikan,” tambah Zakaria.

Zakaria juga mengatakan kepada wartawan setelah pertemuan darurat yang diadakan pada Selasa 20 Maret, bahwa setiap pelatih atau pemain yang gagal memenuhi target kinerja yang ditetapkan oleh BAM dalam waktu tiga bulan akan disingkirkan dari skuat nasional.

"Anda tahu, saya benar-benar kecewa dengan penampilan para pemain di All England. Saya memanggil semua pelatih kepala hari ini dan mengatakan kepada mereka dalam waktu tiga bulan, semua pemain harus menunjukkan perbaikan yang jelas, atau mereka akan diberhentikan," tegasnya.

“Sungguh menyedihkan ketika kami mengirim pemain kami untuk berkompetisi di luar negeri, mereka kalah lebih awal tanpa merasa bersalah, dan kemudian mengunggah banyak foto di situs media sosial mereka. Seolah-olah mereka menikmati perjalanan gratis ke luar negeri, dan itu harus dihentikan," kata Zakaria.

Untuk memperkuat tim ganda putra skuat Piala Thomas Malaysia, Zakaria juga mengumumkan bahwa BAM telah memanggil tiga pemain dari luar pelatnas, yakni Azriyn Ayub, Arif Latif, dan Lim Khim Wah untuk bergabung dengan kamp pelatihan Piala Thomas Malaysia.

"Kami khawatir tentang kinerja ganda putra kami, jadi kami mengundang pemain luar ini untuk mencoba dengan tim nasional selama tiga bulan. Itu berarti bahwa mereka juga memiliki kesempatan untuk terdaftar di skuat Piala Thomas jika mereka benar-benar menunjukkan hasil yang baik," pungkasnya.

 


(ASM)