Superliga Junior 2017

Tim Bulu Tangkis Putri Malaysia U-19 Gagal ke Semifinal

Kautsar Halim    •    06 Desember 2017 22:39 WIB
bulu tangkis
Tim Bulu Tangkis Putri Malaysia U-19 Gagal ke Semifinal
Ganda putri junior Malaysia, Gan Jing Err/Teoh Lexuan. (Foto: Humas PBSI)

Magelang: Tim putri U-19 Malaysia dipastikan gagal melaju ke fase semifinal Superliga Junior 2017. Itu terjadi karena mereka belum pernah sekali pun menang dalam tiga laga yang sudah dilakoni.

Kekalahan pertama yang dialami tim putri U-19 Malaysia terjadi saat melakoni laga perdana, Selasa 5 Desember. Sehari kemudian atau tepat nya pada Rabu 6 Desember, mereka makin terpuruk setelah sama-sama ditekuk oleh Jaya Raya Jakarta dan Mutiara Cardinal dengan skor, 0-5.

Muhammad Hazwan Bin Jamaluddin selaku manajer tim Malaysia, mengaku tidak menyesal atau kecewa ketika anak-anak asuhnya gagal. Pasalnya, pemain yang ia turunkan memang lebih muda ketimbang mayoritas para pemain yang dihadapi.

“Kami mengirim pemain yang usianya masih 16 tahun dan bermain di level yang sebagian besar usianya 18 tahun. Dari segi power dan kecepatan, anak-anak ini masih kalah dari pemain-pemain dari tim yang sudah dihadapi itu,” ujar Hazwan dalam rilis Humas PBSI.


Klik: Menpora Optimistis Pebulu Tangkis Indonesia Sukses di Dubai


Dijelaskan Hazwan, pihaknya tidak bermaksud menganggap remeh turnamen dengan mengirimkan pemain yang lebih muda. Itu terpaksa ia lakukan para pemain yang berusia 17 hingga 18 tahun tengah disibukkan dengan ujian akhir sekolah yang tidak bisa ditinggalkan.

 “Tapi saya kira, mengirimkan pemain junior ini pun tidak salah. Pasalnya mereka bisa mendapatkan pengalaman bertanding di turnamen beregu, dan bersaing dengan negara-negara lain,” papar Hazwan yang juga mantan pebulu tangkis ganda putra.
 

Klik: Pesan Ahsan/Hendra untuk Juniornya yang Kalah di Final


Tim putri junior Malaysia masih punya jatah satu pertandingan lagi untuk menghadapi Exist Jakarta pada Kamis 7 Desember. Meski sudah tidak memiliki harapan untuk melaju ke babak selanjutnya, Hazwan tetap mengimbau anak-anak asuhnya untuk tampil habis-habisan. Itu sengaja dilakukan agar bisa mengambil pengalaman terbaik dari turnamen.

“Tim kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk bermain bagus dan habis-habisan. Intinya target kami hanya memberikan pengalaman bagi mereka, dan melihat sejauh mana mereka bisa menghadapi pemain-pemain sedikit diatasnya,” tutup Hazwan.

Sementara itu, pemuncak klasemen Grup W masih diisi oleh Jaya Raya Jakarta. Setelah itu baru bertengger Mutiara Cardinal Bandung yang berada di posisi kedua dan Exist Jakarta yang menempati urutan ketiga. Masing-masing masih memiliki jatuh satu pertandingan lagi yang akan dimainkan pada esok hari, Kamis 7 Desember. (RO)




(KAU)