Asia Junior Championships 2017

Ganda Campuran Indonesia Dikepung Korea di Semifinal

Rendy Renuki H    •    28 Juli 2017 17:28 WIB
bulu tangkis
Ganda Campuran Indonesia Dikepung Korea di Semifinal
Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti (badmintonindonesia.org)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ganda campuran Indonesia memastikan satu tiket semifinal Asia Junior Championships 2017 melalui pasangan Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Namun, Rehan/Fadia langsung dikepung pasangan Korea setelah tiga wakilnya mendominasi semifinal.

Mereka adalah yaitu Kang Min Hyuk/Baek Ha Na, Sung Seung Na/Ah Yeong Seong dan Chan Wang/Kim Min Ji. Dikepung tiga pasangan Korea, Rehan/Fadia mengaku sudah banyak mempelajari permainan lawan-lawannya tersebut. 

“Mereka mainnya konsentrasinya lebih bagus. Dari awal sampai akhir bisa konsisten terus,” kata Fadia mengenai pemain Korea dilansir Badmintonindonesia.org.

“Konsentrasinya mereka jarang hilang, mau cari poin berapa aja gampang. Jadi kami harus konsentrasi lebih lagi, harus berani lebih capek lagi,” tambah Rehan.

(Baca: Protes Keras Chong Wei untuk Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia)


Menempatkan tiga wakilnya di semifinal, membuat Korea sudah dipastikan mengantongi satu tiket final Asia Junior Championships 2017. Sementara Rehan/Fadia harus lebih dahulu mengalahkan Chan Wang/Kim Min Ji untuk lolos ke final.

Bertemu dengan Chang/Kim, Rehan/Fadia siap tampil lebih berani dan capai di lapangan. Diakui Rehan/Fadia, calon lawannya ini merupakan pasangan yang cukup kuat dan perlu diwaspadai.

“Besok harus lebih yakin lagi dan kurangin mati sendiri. Soalnya Korea kan mainnya lebih tahan. Harus berani lebih nahan lagi, berani lebih capek lagi,” ujar Rehan.

“Kakinya harus lebih siap terus. Sama Korea kan defendnya lebih bagus, jadi harus siap terus siapapun lawannya,” sambung Fadia.

Sebelumya, Rehan/Fedia melaju ke empat besar usai mengalahkan Wei Chong Man/Sueh Jeou Tan. Mereka menang 21-18, 19-21 dan 21-17 dalam waktu 55 menit dari pasangan Malaysia tersebut.

“Strategi awalnya kami main no lob cepat, karena mereka tipe mainnya satu-satu. Tapi kami sempat kebawa mainnya dia. Baru pas setelah interval kami bisa menerapkan pola main kami. Di game kedua kami keikut lawan lagi,” ujar Fadia.

“Kalau kami mainnya satu-satu, nggak boleh. Kami sudah pasti kalah. Karena di sana tembakannya kencang, tangannya juga lebih halus dari pada saya. Game ketiga kami mulai kencang-kencangin lagi, supaya lebih enak di kami,” kata Rehan.

Rehan/Fadia menjadi satu-satunya wakil Indonesia di sektor ganda campuran. Lima wakil merah putih lainnya sudah terhenti lebih awal dari Rehan/Fadia.

“Tekanan pasti ada, karena kami tinggal sendiri. Jadi kami main lepas. Harus bisa,” tutup Rehan.

Video: Indonesia Menyerah 1-3 dari Korea Selatan
 


(REN)