Jelang Munas PBSI 2016

Wiranto Siap Maju dalam Pencalonan Ketum PBSI

Krisna Octavianus    •    16 Oktober 2016 13:27 WIB
bulu tangkis
Wiranto Siap Maju dalam Pencalonan Ketum PBSI
Wiranto (Foto: SONNY TUMBELAKA / AFP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Nama Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto secara resmi masuk dalam bursa pencalonan Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) masa bakti 2016--2020. Hal ini disampaikannya tersebut dalam deklarasi yang berlangsung di Tambora Room, Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu 15 Oktober.
 
Dalam kesempatan tersebut, Wiranto memaparkan bahwa sebagai penggemar olahraga bulu tangkis, ia berkeinginan olahraga ini terus berjaya di kancah internasional. Alasan itu yang mmebuat dirinya ingin mencalonkan diri sebagai ketum PBSI. Wiranto tercatat pernah memimpin tiga induk cabang olahraga yaitu taekwondo, bridge, dan karate.

BACA: Marc Marquez Kunci Juara Dunia di MotoGP Motegi, Yamaha K.O
 
“Saya masih memiliki semangat untuk memimpin organisasi olahraga, meskipun sebenarnya saya ingin istirahat setelah berpengalaman memimpin tiga cabor. Namun saya melihat prestasi bulu tangkis Indonesia masih bisa ditingkatkan lagi,” kata Wiranto seperti dilansir Badmintonindonesia.org.
 
“Terima kasih kepada pak Gita Wirjawan yang telah mempertahankan prestasi bulu tangkis Indonesia. Prestasi bulu tangkis kita sudah bagus, tetapi masih ada yang bisa ditingkatkan lagi,” sambungnya.
 
“Saya bersedia memenuhi permintaan pengurus provinsi (pengprov) untuk maju sebagai calon ketua umum PP PBSI. Mudah-mudahan pencalonan ini mendapat dukungan positif dari masyarakat dan para pemangku kepentingan,” ujar Wiranto.
 
Namun, keinginan Wiranto untuk menjadi orang nomor satu di PBSI tak akan mudah. Pasalnya, Gita Wirjawan yang kini menjabat sebagai Ketua Umum PP PBSI, juga menyatakan siap maju kembali mencalonkan diri sebagai ketum PBSI. 

Pendaftaran calon ketua umum dibuka pada 15-27 Oktober 2016. Setelahnya akan diadakan proses verifikasi yang berlangsung pada 27-30 Oktober 2016.
 
“Agenda Munas ini merupakan momen terbuka untuk bersaing memperebutkan posisi sebagai Ketua Umum PP PBSI. Siapapun silakan maju demi PBSI agar lebih baik. Apapun yang dilakukan, siapapun yang maju sebagai ketua umum agar terus sejalan dengan prestasi atlet di lapangan,” tutur Gita.
 
Ketua Umum PP PBSI periode 2016-2020 akan dipilih melalui Musyawarah Nasional (Munas), yang rencananya bakal digelar di Surabaya, Jawa Timur, pada 30 Oktober–1 November 2016.

 


(KRS)