Mengenal Lebih Dekat Kidambi Srikanth, Tunggal Putra Istimewa India

Alfa Mandalika    •    26 Juni 2017 10:49 WIB
bulu tangkis
Mengenal Lebih Dekat Kidambi Srikanth, Tunggal Putra Istimewa India
Kidambi Srikanth. (Foto: AFP/William West)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pebulu tangkis India, Kidambi Srikanth sukses menjadi juara beruntun di Indonesia Open dan Australia Open. Sontak, namanya kini menjadi perbincangan bulu tangkis dunia.

Srikanth sudah menjadi bahan pemberitaan saat mengalahkan Lin Dan di ajang Tiongkok Terbuka pada 2014. Akan tetapi, ia sempat meredup sehingga tak berprestasi di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro. Saat ini, pemain 24 tahun itu duduk di peringkat 11 dunia.

Kini, ia seakan ingin membuktikan bahwa dirinya punya kualitas yang patut diperhitungkan. 

Berikut berbagai fakta menarik yang mungkin Anda belum ketahui terkait Kidambi Srikanth:

-Rajin berlari sejak usia 18 tahun
Bukan perkara mudah memang untuk mengikuti kehidupan di Akademi Gopichand. Sebab, setiap peserta diwajibkan menjalani rutinitas yang ketat untuk mengembangkan kualitas.

Srikanth merupakan atlet yang hampir kehabisan napas saat melakukan latihan lari. Akan tetapi, sedikit demi sedikit ia mulai mengimbangi dan menemukan ritme permainan terbaik.

"Itu karena dia tidak terbiasa berlari dalam latihan sampai usia 18 tahun. Dia memulai dengan sangat lambat," kata fisioterapi akademi, C. Kiran.

"Sebelum menjalani Olimpiade, dia (Srikanth) muntah dan hampir pingsan dalam sesi latihan tersebut," kata pelatih Gopichand.

Baca: Daftar Juara Australia Open 2017


-Menjaga pola makan
Srikanth dikenal dengan atlet bulu tangkis yang anti dengan makanan manis. "Secara umum, dia baru saja kehilangan keinginan untuk merasakan permen. Jika dalam jumlah yang sangat kecil, dia diperbolehkan. Tetapi, dia sangat disiplin sejak awal," kata Kiran.

Kiran menambahkan, Srikanth sangat menjauhi makanan cepat saji, pizza, atau burger. Ia lebih memilih masakan rumah daripada makanan yang lain.

"Saat dia (Srikanth) berpergian, makanan Asia Tenggara adalah pilihannya. Selain itu, dia sangat senang dengan masakan ibunya di rumah," ujar Kiran.

-Tak menyerah dengan cedera
Srikanth pernah didera cedera selama berkarier di bulu tangkis. Namun, dia tidak pernah memikirkan hal itu.

"Dua tidak pernah mencoba membuat terlalu banyak keputusan. Ketika atlet cedera, mereka akan mengecek dengan banyak dokter atau mencoba memperbaiki cedera dengan cepat," kata fisioterapi Kiran.

Baca: Podium Utama yang Pertama untuk Pertamina Arden


-Punya smash yang khas
Srikanth dinilai punya pukulan smash yang mematikan. Tidak jarang juga, berkat smash yang ia lakukan di lapangan mengantarkan dia menjadi juara.

Smash Srikanth, kata Kiran, bervariasi. Dengan kata lain, tidak hanya mengarah lurus tetapi juga menyilang.

"Ada yang lurus, silang, dan kekuatan smash bisa mencapai 80-100 persen," ungkap Kiran.

-Sabar dan konsisten
Selain punya permainan ciamik, Srikanth juga tipe pemain yang sabar. Setidaknya, ia tak mau mengulang kesalahan saat melakoni Olimpiade 2016.

Saat melawan Chen Long pada babak final Australia Open, ia tidak terburu-buru. "Dia belajar untuk tidak buru-buru dan menunggu lawan melakukan kesalahan," kata saudara Srikanth, Nandagopal. (The Indian Express)

Profil:
Nama: Srikanth Nammalwar Kidambi
Tempat dan tanggal lahir: Andhra Pradesh, 7 Februari 1993
Pelatih: Pullela Gopichand
Peringkat: 11 Dunia

Video: Jepang Bawa Pulang Tiga Gelar dari Australia Terbuka




(ASM)