Berpasangan dengan Winny Kandow, Tontowi Harus Kerja Keras

Alfa Mandalika    •    31 Januari 2019 13:28 WIB
bulu tangkis
Berpasangan dengan Winny Kandow, Tontowi Harus Kerja Keras
Tontowi Ahmad saat berpasangan dengan Liliyana Natsir. (Foto: Dok. PBSI)

Pelatih ganda campuran akan memperbanyak porsi latihan bagi pasangan baru, Tontowi Ahmad/Winny Kandow. Hal itu dilakukan untuk menghadapi berbagai kejuaraan internasional.

Jakarta: Para pelatih sektor ganda campuran pemusatan latihan nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) akan memperbanyak porsi latihan bagi pasangan baru Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow. Sebab, ada tiga turnamen Eropa yang akan dilakoni yaitu Spanyol Masters, Jerman Terbuka, dan All England pada 19 Februari sampai 10 Maret.

"Harusnya mereka sudah saling menyesuaikan karena saya sudah melatih Winny sejak di pelatnas pratama. Saya latih agar dia siap masuk pelatnas utama dan berpasangan dengan Tontowi," kata pelatih sektor ganda campuran pelatnas PBSI Nova Widianto.

Peningkatan latihan bersama bagi Tontowi/Winny, menurut Nova, dibutuhkan kedua pemain itu menyusul pemain senior ganda campuran PBSI Liliyana Natsir yang telah menyatakan pensiun dalam turnamen Indonesia Masters 2019 di Stadion Istora Senayan, Jakarta, Minggu 27 Januari.

Baca: PBSI Targetkan Ganda Campuran Masuk Semifinal All England

"Pola permainan Tontowi dengan Liliyana tentu akan berbeda ketika Tontowi dengan Winny. Tontowi harus lebih bekerja keras. Kami akan memperbanyak latihan agar mereka mendapatkan pola komunikasi dan cara bermain yang kompak," kata mantan pemain yang mendapatkan medali perak Olimpiade Beijing 2008 bersama Liliyana Natsir itu.

Nova mengharapkan pasangan Tontowi/Winny dapat segera mengumpulkan poin mereka sendiri sebagai pasangan ganda campuran dan bukan poin dari hasil
pertandingan sebelumnya ketika Tontowi bersama Liliyana ataupun Winny bersama Akbar Bintang Cahyono.

"Mereka masih bisa ikut tiga turnamen di Eropa serta tiga turnamen di Asia seperti India Terbuka, Malaysia Terbuka, serta Singapura Terbuka 2019 dengan poin yang dikumpulkan sebelumnya. Jadi, bukan poin mereka sendiri sebagai pasangan ganda campuran," katanya.

Tim pelatih sektor ganda campuran akan memantau perkembangan penampilan pasangan Tontowi/Winny hingga All England 2019 meskipun ganda itu akan berlanjut hingga Singapura Terbuka 2019.

"Seandainya kalah pada pertandingan putaran awal, kami akan tetap memastikan bagaimana mereka kalah. Jika mereka kalah misalnya dari pasangan Zheng Siwei/Huang Yaqiong, kami masih bisa memastikan potensi mereka dalam turnamen berikutnya," ujar Nova.

Namun, ganda Tontowi/Winny, lanjut Nova, tidak perlu mengikuti turnamen Malaysia Terbuka 2019 dan Singapura Terbuka 2019 seandainya mereka dipercaya tampil dalam Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia pada 23-28 April 2019.

Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia akan berlangsung di Wuhan, China setelah penyelenggaraan Singapura Terbuka 2019 pada 9-14 April. (Ant)

Video: Bima Sakti akan Dampingi Tim Garuda Select di Inggris


(ASM)