Respons PBSI-nya India Soal Rumor Mulyo Handoyo Mundur

Kautsar Halim    •    27 Desember 2017 15:45 WIB
bulu tangkis
Respons PBSI-nya India Soal Rumor Mulyo Handoyo Mundur
Pebulutangkis tunggal putri India Pusarla V. Sindhu (kanan) mendengarkan arahan pelatihnya Mulyo Handoyo. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

Jakarta: Asosiasi Bulu Tangkis India (BAI) merespons kabar miring yang menyebutkan bahwa mereka akan kehilangan jasa Mulyo Handoyo sebagai pelatih kepala sektor tunggal. Anup Narang selaku juru bicara PBSI-nya India berharap, pemberitaan itu hanya rumor belaka.

Dijelaskan Narang, BAI membantah bahwa Mulyo telah melepas tanggung jawabnya sebagai pelatih tim nasional bulu tangkis India. Ia hanya mengiyakan Mulyo tidak berada di India karena sedang pulang ke kampung halamannya yang berada di Indonesia untuk berlibur. 

"Tidak (dia belum berhenti). Sepengetahuan BAI, dia hanya pergi untuk liburan musim dingin," kata Narang seperti dikutip ibtimes, Rabu (27/12/2017).


Klik: Kecewa Soal Gaji, Mulyo Handoyo Berpotensi Tinggalkan India


Berdasarkan pemberitaan Indian Express, Selasa 26 Desember, Mulyo berencana melepas jabatannya sebagai pelatih di India karena anak dan istrinya tidak kerasan tinggal dalam jangka waktu lama di India. Selain itu, ia juga merasa kecewa dengan imbalan atau gaji yang diberikan BAI di sana. 

Ditanya lebih lanjut dengan kebenaran kabar tersebut, Narang belum bisa memberikan jawaban lebih detail. Pasalnya, ia sendiri belum bisa berkomunikasi secara langsung dengan Mulyo. Selain itu, Narang juga mengaku akan berdiskusi lebih lanjut seputar kendala finansial yang ramai diberitakan.

"Kami memang belum berkomunikasi langsung dengannya terkait pemberitaan ini. Saya harap semua itu hanya rumor," tutur Narang yang juga menjabat sebagai sekretaris BAI tersebut.


Klik: Srikanth Kidambi Jera dengan Agenda Musim 2017


Mulyo diikat kontrak selama tiga tahun oleh BAI untuk menjadi pelatih kepala sektor tunggal putra timnas bulu tangkis India. Kontrak tersebut sudah sama-sama disepakati sejak Februari 2017. Jadi, besar kemungkinan Mulyo baru bisa hengkang seusai Olimpiade 2020 di Jepang.

Meski belum ada setahun melatih di India, kontribusi mantan pelatih Taufik Hidayat itu sudah bisa terbukti dengan baik. Pasalnya, terdapat lima gelar juara dari ajang Super Series yang diraih atlet-atlet tunggal putra India  sepanjang 2017 ini. Salah satu yang terbaik adalah keberhasilan Srikanth Kidambi menyabet empat gelar Super Series, tahun ini. (ibtimes)




(ACF)