Keunggulan Kevin/Marcus di Mata Susy Susanti

Kautsar Halim    •    06 Februari 2019 18:53 WIB
bulu tangkis
Keunggulan Kevin/Marcus di Mata Susy Susanti
Legenda bulu tangkis Indonesia, Susi Susanti berlari membawa obor Asian Games 2018. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Susy Susanti mengatakan, sejatinya teknik bermain ganda putra lainnya juga tidak kalah hebat dengan Kevin/Marcus. Tapi, kemauan untuk menangnya di lapangan masih jauh lebih baik.

Jakarta: Kabid Binpres PBSI, Susy Susanti, menilai kualitas berlatih atlet-atletnya masih belum merata. Sejauh ini, katanya, adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang kualitas latihannya patut diacungi jempol.

"Contohnya, Kevin/Marcus. Dari latihannya saja sudah beda kualitas," ujar Susy seperti dikutip dari rilis Humas PBSI. 

Susy menjelaskan, Marcus datang lebih dulu dan pulang paling belakangan ketika berlatih. Kalau Kevin, disebutkannya punya mental tidak mau kalah ketika berlatih. Kebiasaan seperti itulah yang menurut Susy membuat Kevin/Marcus kerap unggul saat memperebutkan poin dengan lawan-lawannya.

"Coba lihat mereka di pertandingan. Saat poin ketat tidak mau kalah dan itu terjadi karena sudah biasa menghadapi situasi begini saat latihan," kata Susy. 
 

Klik: Gaya Kevin/Marcus Rayakan Imlek 2019


Susy melanjutkan, sejatinya teknik bermain ganda putra lainnya juga tidak kalah hebat dengan Kevin/Marcus. Tapi yang membedakan adalah kegigihan dan kemauan untuk menang di lapangan. Dalam hal ini, Susy membandingkannya dengan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang bentrok dengan Kevin/Marcus di perempat final Indonesia Masters akhir Januari lalu.

"Kalau secara kualitas, Fajar/Rian tidak kalah dari Kevin/Marcus. Soal teknik, Kevin/Marcus susah banget menghadapi mereka dari depan. Tapi kegigihan dan kemauan untuk menangnya di lapangan, Kevin/Marcus masih lebih unggul," papar Susy.

"Saya sudah bilang sama Fajar/Rian agar dibiasakan mengeluarkan ekspresi dan emosi saat bertanding karena di depan kita ini musuh. Tapi, ini cuma soal karakter dan masih bisa diubah," tambahnya menutup. 

Kevin/Marcus masih menjadi tumpuan untuk menyelamatkan muka Indonesia di berbagai turnamen internasional. Prestasinya cukup konsisten dalam beberapa tahun belakangan ini dan mereka pun masih berstatus sebagai ganda putra terbaik dunia.




(KAU)