Jelang All England 2019

Tunggal Putra Indonesia tidak Menargetkan Juara di All England

Kautsar Halim    •    13 Februari 2019 20:02 WIB
bulu tangkisall england
Tunggal Putra Indonesia tidak Menargetkan Juara di All England
Pebulu tangkis putra Indonesia Jonatan Christie (Jojo). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Jakarta: Pelatih tunggal putra Indonesia, Hendry Saputra, tidak memasang target juara di ajang All England 2019. Ia hanya ingin anak-anak asuhnya, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting, tidak langsung kalah pada putaran pertama.

Hendry menjelaskan, turnamen All England berlevel Super 1000 yang artinya lebih sulit ketimbang Asian Games 2018 dan China Open. Seperti diketahui, Jonatan dan Anthony  sempat ditargetkan juara di dua event tersebut.  

Seluruh tunggal putra terbaik dunia dipastikan turun di All England, tak terkecuali Kento Momota, Shi Yuqi, Chen Long, dan Chou Tien Chen. Tapi, Jonatan dan Anthony  sering kesulitan ketika berhadapan dengan salah satu dari mereka.
 

Klik: Tunggangi Motor yang Nyaris Sama, Morbidelli Termotivasi Saingi Rossi


Hendry pun menyadari All England bakal berat bagi para pemainnya. Oleh karena itu target juara bukan prioritas karena mereka masih harus menjaga kebugaran demi mengikuti turnamen selanjutnya untuk mengumpulkan poin Olimpiade 2020.

"Ini adalah All England yang merupakan turnamen Super 1000. Atlet-atlet kami bukan tidak konsisten, tapi persaingan turnamen memang ketat. Siapa juga yang bisa juara tunggal putra berturut-turut?" kata Hendry seperti dikutip Antara.

"Pelatih pasti punya target dan itu kami harapkan tercapai. 
Tapi, tiap pemain juga ada fluktuatifnya (naik-turun prestasinya)," tambah pelatih asal klub Tangkas tersebut.

"Saya harap, Jonatan dan Anthony bisa tembus delapan besar (hingga tahun depan) sehingga mereka berdua lolos Olimpiade. Minimal, mereka masih bertahan pada peringkat 16 besar," tutup Hendry.
 

Klik: Tunggal Putra Indonesia Sibuk Benahi Hal Kecil


All England 2019 akan berlangsung di Birmingham, Inggris pada 6-10 Maret mendatang. Selain termasuk kejuaraan bulu tangkis tertua di dunia, turnamen ini merupakan ajang untuk menambah poin menuju Olimpiade 2020.

Indonesia punya tiga pemain tunggal putra yang bakal berlaga di All England. Selain Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting, masih ada Tommy Sugiarto yang bukan anggota Pelatnas atau tidak dilatih oleh Hendry. (ANT)


(KAU)