BCA Indonesia Open Super Series 2017

Praveen Jordan/Debby Susanto Disingkirkan Wakil Denmark

Krisna Octavianus    •    13 Juni 2017 12:54 WIB
indonesia open super series premier 2017
Praveen Jordan/Debby Susanto Disingkirkan Wakil Denmark
Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Debby Susanto. (Foto: Metrotvnews.com/ Krisna Octavianus)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Debby Susanto langsung tersingkir pada babak pertama BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017. Bermain di hadapan pendukung sendiri, mereka kalah dari pasangan non unggulan asal Denmark, Mathias Christiansen/Sara Thygesen 15-21, 21-19, 21-11.

Praveen/Debby yang menjadi unggulan ketujuh dalam turnamen berhadiah USD1 juta atau setara dengan Rp13 miliar ini sebenarnya bermain baik sejak awal pertandingan. Itu terbukti mereka berhasil menang 21-15 atas Mathias/Sara pada game pertama.

Tanda-tanda penurunan penampilan mereka sudah terlihat sejak game kedua ketika tertinggal 7-11 saat interval. Sempat mengejar sampai 18-18, Praveen/Debby harus mengakui keunggulan lawan mereka 19-21.

Baca: Tunggal Putri Nomor Satu Dunia Mulus ke Babak Kedua


Pada game ketiga, penampilan Praveen/Debby menukik tajam. Permainan mereka sangat tidak terkontrol dan tertinggal 3-11 saat interval game ketiga. Tertinggal sangat jauh membuat mereka kesulitan untuk mengejar. Di sisi lain, Mathias/Sara semakin percaya diri dan game ketiga berakhir dengan skor 11-21.

Praveen/Debby mengaku sangat kecewa dengan kekalahan ini. Mereka berharap, suporter Indonesia tetap bisa mendukung mereka maupun pemain lain. 

"Dengan hasil ini sebelum orang lain kecewa, kami juga kecewa, kita juga harus bisa menghadapi masa-masa yang seperti ini karena kita dikalahkan orang untuk menang," ujar Praveen. 

Baca: PBSI Berencana Sediakan Takjil untuk Penonton yang Datang ke JCC


"Apalagi kita main di rumah sendiri sebenarnya bisa mendapatkan hasil yang terbaik, jadi saya harap buat teman-teman semua jangan berkecil hati karena kita merasakan terlebih dahulu," lanjutnya.

"Saya juga meminta dukungan bukan hanya untuk kami, tetapi buat teman-teman yang sudah kalah di babak pertama dan babak kualifikasi," katanya.

Sementara itu, sang lawan Mathias/Sara sedikit terkejut dengan kemenangan ini. Kemenangan pada game kedua mereka anggap sebagai titik balik mereka bisa meraih kemenangan dalam pertandingan tadi.

"Kami kesulitan saat di awal, apalagi mereka punya serve yang bagus. Tapi saya pikir kami tampil lebih kuat pada game kedua. Lalu, pada game ketiga kami melaju mulus dan kami memang menguasai jalannya pertandingan," ujar Mathias.

"Kami lebih punya banyak energi di lapangan pada game ketiga. Kami juga tidak tahu mengapa mereka tidak tampil baik pada game ketiga. Saya pikir kami jadi tampil lebih baik," sambung Mathias. 

"Ya, kami agak terkejut apalagi mereka unggulan nomor tujuh dan mantan juara All England. Kami memiliki taktik yang bagus di lapangan dibanding mereka," timpal Sara.

Video: Dua Tunggal Putra Indonesia Tersingkir di Babak Kualifikasi Indonesia Open




(ASM)