Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior

Susy Susanti: Indonesia Pantang Remehkan Spanyol

A. Firdaus    •    10 Oktober 2017 16:43 WIB
kejuaraan dunia bulu tangkis
Susy Susanti: Indonesia Pantang Remehkan Spanyol
Manajer Tim Indonesia Susy Susanti (Foto: PBSI)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Indonesia yang keluar sebagai juara grup H1 akan bertemu Spanyol pada babak playoff, Rabu 11 Oktober besok. Manajer tim Indonesia, Susy Susanti mengaku optimis skuat Merah Putih bakal melenggang ke babak berikutnya.

Indonesia lolos sebagai juara grup usai menyapu bersih dua pertandingan di grup H1 dengan kemenangan. Terkini mereka menang 5-0 atas Mongolia, Selasa 10 Oktober.

Spanyol yang merupakan lawan Indonesia pada babak playoff, merupakan juara grup H2. Mereka menundukkan rival terdekat, Finlandia dengan skor 4-1 untuk menantang tuan rumah.

Klik di sini: Usai Melahirkan, Serena Bakal Turun di Australian Open 2018

Meski punya keunggulan di atas kertas, toh Susy menganggap Spanyol memiliki kekuatan di atas dua lawan Indonesia di fase grup. Untuk itu, legenda bulu tangkis dunia tersebut berharap para pemainnya enggan anggap remeh Spanyol.

"Tentunya Spanyol akan lebih baik dibandingkan dua tim sebelumnya yang berada satu grup dengan Indonesia. Dan untuk besok, mudah-mudahan bisa menang, dan berharap anak-anak yang dipercaya turun bisa bermain lebih maksimal, karena bukan saatnya lagi mereka beradapatasi di lapangan,” ujar Susy.

Klik di sini: GP Catalunya jadi Titik Balik Kebangkitan Marquez

"Harus optimis bisa menang langsung dengan 3-0, tetapi harus tetap serius dan fokus. Karena bagaimanapun Spanyol adalah salah satu tim yang diunggulkan dari benua Eropa, jadi tidak boleh main-main,” jelasnya.

Susy belum bisa membeberkan siapa saja yang akan diturunkan pada laga besok, atau apakah Indonesia akan kembali merotasi komposisi pemain seperti pertandingan pagi tadi.

Yang pasti, ia memastikan pada laga besok untuk tidak menurunkan pemain dalam dua tugas sekaligus. Seperti yang dilakukan Indonesia saat menghancurkan Mongolia 5-0.

Satlak Prima Terancam Bubar, Ini Kata Susy Susanti dan Taufik Hidayat
 


(ASM)