Piala Uber Bukan Target Utama Ganda Putri Indonesia

Kautsar Halim    •    23 Februari 2018 23:35 WIB
bulu tangkis
Piala Uber Bukan Target Utama Ganda Putri Indonesia
Ganda putri unggulan kedelapan asal Indonesia Greysia Polii (kiri) dan Apriani Rahayu (kanan). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Jakarta: Pelatih ganda putri Indonesia, Eng Hian, tidak menargetkan anak-anak asuhnya untuk menjuarai Piala Uber 2018. Itu terjadi karena dia cukup realistis melihat peta kekuatan negara lain yang lebih unggul ketimbang Indonesia.

"Piala Uber 2018 bukan prioritas sektor ganda putri. Target utama tahun ini adalah Asian Games dan berbagai turnamen perorangan," ujar Eng Hian.

Eng Hian menilai, peluang tim Indonesia tidak begitu besar di ajang Piala Uber 2018. Salah satu indikatornya bisa terlihat ketika para srikandi Indonesia terhenti di semifinal di Kejuaraan Beregu Asia yang berlangsung di Malaysia beberapa waktu lalu.


Klik: Jelang All England, Kondisi Marcus Fernaldi Belum 100%


"Kalau boleh dibilang, seharusnya kami berhasil di Kejuaraan Asia. Tapi, maksimalnya ternyata hanya segitu. Jadi, kami masih jauh dengan kemampuan tim elit Asia seperti Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, atau bahkan India," kata pria yang akrab disapa Koh Didi tersebut.

Merasa sulit mengejar gelar juara, rencananya Koh Didi akan lebih banyak mengirimkan pemain muda untuk ajang Piala Uber 2018. Dengan begitu, jalannya turnamen bisa dimanfaatkan untuk memberi pengalaman kepada generasi selanjutnya.


Klik: Sektor Ganda Putra Masih jadi Tumpuan Indonesia


Di sisi lain, lanjutnya, para ganda putri senior bisa sedikit beristirahat agar makin mantap menyambut berbagai turnamen perorangan. Kendati demikian, semua keinginannya itu tetap tergantung dari persetujuan PBSI selaku induk bulu tangkis Tanah Air.

"Kalau memungkinkan, saya akan beri pengalaman turnamen (Piala Uber) kepada pemain yang lebih muda. Tapi kembali lagi tergantung pada PBSI. Karena tahu sendiri, di Indonesia kalau tidak juara artinya gagal," tutup Koh Didi.

Sebelum mengarungi Piala Uber 2018, tiga ganda putri terbaik Indonesia akan dihadapkan dengan turnamen All England pada 14-18 Maret mendatang. Ketiganya adalah Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani dan Della Destiara Haris/Rizki Amelia. (ANT)

 


(KAU)