Kirab Owi/Butet di Kudus Penuh Nilai Historis

Patrick Pinaria    •    01 September 2016 20:45 WIB
bulu tangkis
Kirab Owi/Butet di Kudus Penuh Nilai Historis
Suasana kirab Owi/Butet di Kudus, Jawa Tengah (Foto: MTVM/Patrick)

Metrotvnews.com, Kudus: Euforia kemenangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dalam meraih medali emas di Olimpiade Rio 2016 masih berlanjut. Kini, giliran Kota Kudus merasakan euforia kemenangan tersebut.

Ya, Owi/Butet merayakan kemenangan mereka dengan melakukan kembali kegiatan kirab di daerah yang dikenal sebagai kota Kretek tersebut, pada Kamis 1 September. Sebelumnya, kirab sudah mereka lakukan di Jakarta pada dua pekan lalu.

Sama seperti di Jakarta, kirab di Kudus juga berlangsung meriah dengan sambutan warga. Ribuan masyarakat pun tersebar di sepanjang rute kirab yang dimulai dari Gerbang Kota Kretek (GKKK), Brak Bitingan Lama 53, Simpang 7 Kota Kudus, hingga Gelanggang Olah Raga Djarum, Jati, Kudus.


Suasana penyambutan Owi/butet


Suasana semakin terasa istimewa bagi Owi/Butet karena mereka juga mendapat sambutan dari Bupati Kudus H. Mustofa. Kedua atlet juga diundang hadir di rumah dinas bupati. Di sana, mereka juga mendapat sambutan meriah dari sejumlah pelajar di sekolah Kudus.

Sejumlah legenda bulu tangkis turut mengiringi kemeriahan tersebut. Di antaranya Susi Susanti, Alan Budikusuma, Rexy Mainaky, Christian Hadinata, Maria Kristin, dan Lius Pongoh.



Beberapa rute kirab dipilih bukan tanpa alasan. Mereka sengaja memilih rute-rute tersebut karena memiliki nilai historis dari keberadaan PB Djarum. Salah satunya adalah Brak Bintingan 53. Rute tersebut merupakan sejarah awal berdirinya PB Djarum dan tempat latihan pertama digelar pada tahun 1969.


(RIZ)