Semifinal Piala Thomas 2018: Tiongkok vs Indonesia

Penyebab Kekalahan Anthony Ginting di Semifinal

Kautsar Halim    •    25 Mei 2018 23:45 WIB
bulu tangkisPiala Thomas & Uber
Penyebab Kekalahan Anthony Ginting di Semifinal
Anthony Sinisuka Ginting. (Foto: Humas PBSI)

Bangkok: Anthony Sinisuka Ginting membeberkan penyebab kekalahannya pada semifinal Piala Thomas 2018. Menurutnya, itu terjadi karena kesalahannya sendiri dan kemampuan lawan pintar membaca permainan.

Indonesia jumpa dengan Tiongkok pada fase semifinal yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Jumat 25 Mei. Saat itu, Anthony dipercaya turun pada laga pertama untuk menghadapi Chen Long.
 

Klik: Kekalahan Hendra/Ahsan Menyudahi Perlawanan Indonesia di Semifinal


Secara di atas kertas, Chen memang lebih baik karena berstatus sebagai mantan tunggal putra terbaik dunia. Namun, Anthony yang hanya berada di peringkat 13 dunia tetap memberikan perlawanan sengit pada game pertama.  

 “Game pertama sempat ketinggalan empat lima poin. Dan sampai akhir pun terus ketinggalan.Waktu dapat poin 20, strategi saya memang terus menyerang dan mempercepat tempo permainan," ujar Anthony seusai laga seperti dikutip dari rilis Humas PBSI.

"Tapi, ketika poin 20-19, sepertinya serangan saya terlalu deras dan jadinya out. Sayang, saya tidak bisa memanfaatkan kesempatan tersebut,” tambahnya.
 

Klik: Tekuk Tiongkok, Thailand Tantang Jepang di Final Piala Uber 2018


Permainan agresif Anthony gagal menyulitkan Chen ketika memainkan game kedua. Alhasil, Chen mampu menutup laga dengan skor 22-20 dan 21-16 dalam tempo 58 menit.

“Game kedua, saya coba tampil seperti pada game pertama bagian akhir. Namun, saya malah kalah dengan permainan di depan net. Dia (Chen Long) sudah lebih dulu berjaga di depan net,” pungkas Anthony.

Kekalahan Anthony sempat dibalas oleh Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang tampil pada laga kedua. Sayangnya, Jonatan Christie dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan gagal memetik kemenangan pada dua selanjutnya. Tiongkok akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor, 1-3. 

 


(KAU)