Indonesia Masters 2018

Kemenangan Anthony Ginting di Final tak Lepas dari Peran Suporter

Kautsar Halim    •    28 Januari 2018 20:52 WIB
indonesia masters
Kemenangan Anthony Ginting di Final tak Lepas dari Peran Suporter
Anthony Ginting (Foto: MTVN/Kautsar Halim)

Jakarta: Anthony Sinisuka Ginting berhasil menjadi juara tunggal putra Indonesia Masters 2018. Prestasi itu ia raih setelah menaklukkan wakil Jepang dengan skor 21-12 dan 21-13 pada partai final, Minggu 28 Januari.

Tidak ada kesulitan khusus bagi Anthony ketika meladeni fase final tersebut. Sebab, lawannya sering melakukan kesalahan sendiri. Bahkan, Anthony hanya butuh 33 menit mengalahkan lawannya.

Jika melirik pertandingan sebelumnya, masih lebih sulit laga yang dilakoni ketika menghadapi Chen Long di perempat final dan Chou Tien Chen pada semifinal. Pasalnya saat itu, Anthony harus berjuang habis-habisan untuk menutup laga dengan skor rubber game.

Baca: Susah Payah Kalahkan Cilic, Federer Sabet Gelar Australian Open 2018

Berbicara seusai laga, Anthony tak menampik jika pertandingan final kontra Sakai memang lebih mudah. Namun menurutnya, itu terjadi karena ia sudah membaca permainan lawan dan ada bantuan suporter juga yang membuat Sakai tampil tegang.

"Saya perhatikan permainan dia waktu melawan Son Wan Ho. Sakai sebetulnya bukan pemain sembarangan karena bisa mengalahkan Son. Kunci kemenangan saya juga sama seperti kemarin, yakin banyak inisiatif menyerang dan unggul memainkan bola-bola depan," ujar Anthony dalam jumpa pers seusai laga.



Para suporter Indonesia saat hadir dalam turnamen Indonesia Masters 2018 (Foto: MTVN/Kautsar Halim)

"Tapi yang saya lihat tadi, lawan tampak tegang sekali. Bola pengembalian yang harusnya tidak mati, malah mati. Dia benar-benar sering melakukan kesalahan sendiri. Saya yakin, itu juga terjadi karena adanya dukungan penonton yang sangat besar," tambahnya.

Arti kemenangan Anthony di final sangat besar karena sekaligus membangkitkan gairah sektor tunggal putra yang sedang redup. Selain itu, Anthony yang saat ini sedang bertengger di urutan 16 besar dunia bisa naik ke posisi 10 besar.

Baca: Johann Zarco Bicara Gelar Juara Dunia MotoGP 2018

"Selain untuk keluarga, kesuksesan di Indonesia Masters 2018 juga saya persembahkan untuk para pemain tunggal putra Indonesia lainnya agar makin termotivasi menjadi juara," tutup Anthony.

Antusiasme pencinta bulu tangkis Indonesia memang sangat besar untuk menyambut partai final. Itu terbukti karena seluruh tiket langsung yang terjual sudah ludes sekitar sejam sebelum laga dimulai. Selain itu, sorak sorai dan yel-yel yang mereka suarakan juga terdengar konsisten di seluruh bagian Istora.

Pebulu tangkis Tanah Air merebut dua gelar di ajang Indonesia Masters 2018. Selain tunggal putra, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon juga berhasil mempersembahkan gelar dari sektor ganda putra. Sayang, tren positif itu gagal diikuti oleh Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (ganda campuran) dan Greysia Polii/Apriyani Rahayu (ganda putri) yang juga bertanding di final.


Video: Siliwangi Bandung Dipaksa Menyerah 80-83 dari Pacific Caesar





(PAT)